
AMBON,Nunusaku.id,- Komisi I DPRD Kota Ambon terus mendorong percepatan proses penetapan Raja definitif pada sejumlah negeri adat yang hingga kini masih dipimpin penjabat (Pj) Raja.
Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Aris Sugiharto Soulisa mengatakan, dari sembilan negeri yang saat ini dipimpin penjabat, dua negeri yakni Hative Besar dan Soya telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam proses penetapan Raja definitif.
Menurutnya, Hative Besar telah siap secara administratif untuk melanjutkan tahapan penetapan Raja. Sementara Soya juga telah melakukan berbagai langkah yang diperlukan dan tinggal melengkapi sejumlah dokumen pendukung yang dibutuhkan.
“Kalau Hative Besar sudah siap secara administratif. Untuk Soya, proses musyawarah sudah selesai dan saat ini tinggal melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan,” ujar Soulisa di Baileo Belakang Soya, Kamis (11/6).
Ia menjelaskan, tujuh negeri lainnya masih menghadapi sejumlah kendala yang sebagian besar bersumber dari persoalan internal masing-masing negeri adat. Karena itu, diperlukan pendekatan lebih persuasif dan mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan.
Menurut Soulisa, persoalan penetapan raja bukanlah masalah baru. DPRD selama ini terus memberi rekomendasi agar proses tersebut dapat dipercepat sehingga tidak berlarut-larut dan menghambat jalannya pemerintahan negeri.
“Kita harus gunakan pendekatan yang lebih persuasif. Harus ada komunikasi dengan masing-masing pihak dan penyelesaian secara kekeluargaan agar persoalan-persoalan internal dapat segera diselesaikan,” katanya.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mengedepankan kepentingan masyarakat negeri sehingga proses penetapan raja definitif dapat segera terealisasi dan pemerintahan adat berjalan lebih optimal.
“DPRD berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut guna memastikan seluruh negeri adat di Kota Ambon memiliki pemimpin definitif sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (NS)



