
AMBON,Nunusaku.id,- Sebanyak 119 peserta seleksi penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama Polri tahun anggaran 2026 dinyatakan lulus terpilih dalam sidang terbuka Panitia Daerah (Panda) Maluku dan berhak melanjutkan ke tahapan Pemeriksaan Kesehatan Tahap II (Rikkes II).
Sidang terbuka dipimpin Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Ambon, Kamis (4/6/26).
Untuk jalur Taruna/i Akpol, sebanyak 16 peserta dinyatakan lulus terpilih dari total 27 peserta yang mengikuti sidang, terdiri dari 15 pria dan 1 wanita.
Pada jalur Bintara, 73 peserta lulus terpilih dari total 447 peserta yang mengikuti sidang terdiri dari 67 pria dan 6 wanita. Sementara jalur Tamtama, sebanyak 30 peserta pria lulus terpilih dari total 38 peserta.
Kelulusan menuju Rikkes II menjadi salah satu tahapan krusial dalam proses rekrutmen anggota Polri yang dilaksanakan secara ketat, transparan, dan kompetitif untuk menjaring calon personel terbaik yang akan menjadi bagian dari institusi Polri di masa depan.
Kapolda menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), serta bebas dari segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Kelulusan peserta ditentukan kemampuan, hasil yang diperoleh, dan pemenuhan standar yang telah ditetapkan. Tidak ada ruang bagi praktik KKN, titipan, maupun intervensi dalam proses rekrutmen anggota Polri. Semua peserta miliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat dan objektif,” tegas Kapolda.
Menurutnya, proses rekrutmen merupakan gerbang awal dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di era modern.
Ia menambahkan, seluruh proses seleksi diawasi secara berlapis oleh pengawas internal maupun eksternal guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dimulai dari proses rekrutmen yang bersih dan transparan. Karena itu, seluruh tahapan harus dilaksanakan secara objektif agar menghasilkan calon anggota Polri yang benar-benar berkualitas dan layak,” ujarnya.
Seluruh peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan seleksi pada tahapan Rikkes tahap II sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia daerah sebagai bagian dari rangkaian seleksi menuju penerimaan anggota Polri 2026.
Kapolda mengapresiasi kerja keras seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan penuh disiplin, semangat, dan sportivitas. Kepada peserta yang lolos, ia meminta agar persiapkan kondisi fisik dan kesehatan secara maksimal untuk menghadapi tahapan berikutnya.
“Rikkes II menjadi tahapan sangat menentukan. Karena itu, saya minta seluruh peserta yang lulus agar menjaga kesehatan, meningkatkan kesiapan fisik, serta tetap menjaga integritas dan disiplin selama mengikuti proses seleksi,” kata Kapolda.
Disisi lain, Kapolda juga memotivasi peserta yang belum berhasil melaju agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman itu sebagai bekal meraih kesempatan di masa mendatang.
“Apresiasi kepada seluruh panitia, tim pengawas internal dan eksternal, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi menjaga transparansi dan akuntabilitas selama proses seleksi berlangsung,” demikian Jenderal Bintang Dua itu. (NS)



