PHBG Sinode Rapat Perdana; Momentum Konsolidasi Pelayanan-Penguatan Arah Program Kerja Lima Tahun
IMG-20260529-WA0038

AMBON,Nunusaku.id,- Dalam semangat memperkuat pelayanan gereja yang kontekstual dan memberikan dampak sosial, Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) menggelar rapat perdana di ruang rapat Ketua PHBG Sinode GPM, Kamis (28/5/26).

Rapat yang diawali doa bersama oleh Wakil Ketua II Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM, sekaligus pendamping PHBG, Pdt. A. Lohy itu dipimpin Ketua PHBG, Benhur George Watubun, didampingi Sekretaris PHBG, Pdt. Martha Patty, M.Th.

Pertemuan ini menjadi momentum awal konsolidasi pelayanan, sekaligus penguatan arah program kerja PHBG lima tahun kedepan.

Dalam kesempatan itu, seluruh unsur kepanitiaan diperkenalkan. Struktur panitia terdiri dari enam seksi pelayanan, yaitu Seksi Seminar dan Peribadahan, Seksi Perlengkapan, Seksi Usaha Dana, Seksi Keamanan, Seksi Kesehatan, serta Seksi Publikasi dan Dokumentasi.

Ketua PHBG, Benhur George Watubun menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen seluruh anggota panitia, untuk melayani Gereja melalui PHBG.

Ia menegaskan, pelayanan Gerejawi tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam berorganisasi, tetapi juga ketulusan hati dan kesetiaan dalam menjalankan panggilan pelayanan.

“Kehadiran seluruh anggota panitia ini menunjukkan kesamaan visi dan semangat, untuk melayani Gereja yang kita cintai bersama. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga hati, memelihara komitmen, dan membangun kebersamaan dalam pelayanan,” ungkap Watubun.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku itu, komunikasi yang sehat dan terbuka menjadi fondasi penting, dalam membangun koordinasi serta memperkuat solidaritas antaranggotapanitia.

“Ini menjadi awal perjalanan pelayanan PHBG. Kedepannya, komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun, baik melalui pertemuan langsung maupun media komunikasi lainnya, agar hubungan kerja dan kebersamaan senantiasa terjaga,” tambahnya.

Watubun juga menegaskan, PHBG sebagai bagian dari perangkat pelayanan Sinode GPM wajib bekerja berlandaskan arah kebijakan dan petunjuk teknis dari MPH Sinode GPM, sehingga seluruh program yang dirancang tetap sejalan dengan visi pelayanan Gereja secara menyeluruh.

Sekretaris PHBG, Pdt. Martha Patty, M.Th. menambahkan, setiap tahunnya PHBG memikul tanggungjawab atas sejumlah agenda besar gerejawi, diantaranya penyerahan hewan kurban pada momentum Idul Adha, peringatan Hari Ulang Tahun GPM, hingga Perayaan Natal Tingkat Sinode GPM.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang diambil panitia, yang telah melaksanakan penyerahan hewan kurban kepada Panitia Kurban Masjid Raya Al-Fatah.

“Meski PHBG belum menggelar rapat resmi sebelumnya, pelayanan sudah mulai dijalankan melalui penyerahan hewan kurban. Hal ini menunjukkan semangat pelayanan dan komitmen kebersamaan yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Sementara itu dalam arahannya, Pendamping PHBG, Pdt. A. Lohy menekankan pentingnya menyusun dasar program pelayanan Gerejawi, yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu menyentuh kebutuhan sosial jemaat dan masyarakat secara luas.

“PHBG perlu menghadirkan bentuk pelayanan, yang relevan dengan konteks kehidupan umat saat ini,” harap Lohy.

Karena itu Lohy berharap, seluruh unsur panitia dapat bekerja dalam semangat kerja sama, menjaga integritas pelayanan, serta merancang program-program yang memberikan dampak positif bagi kehidupan bergereja maupun bermasyarakat. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email