
AMBON,Nunusaku.id,- Operasi Ketupat Salawaku tahun 2024 yang bertujuan untuk mengamankan arus mudik hingga arus balik pada perayaan Idul Fitri 1445/H resmi dilaksanakan Polda Maluku.
Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif katakan, khusus di Maluku yang karena karakteristiknya memang perairan, sehingga konsen operasi pada pelabuhan-pelabuhan.
Karena itu diharapkan masyarakat agar dapat mengatur waktu bepergian dengan baik agar tidak terjadi kepadatan lalulintas maupun antrean di pintu-pintu masuk pelabuhan.
“Terima kasih kepada Pemprov karena telah membackup penambahan beberapa kapal pada saat arus mudik. Tahun ini kita harapkan arus mudik dan arus balik berjalan lancar dan masyarakat juga aman,nyaman dan ceria, itu tagline kita,” kata Kapolda.
Menurutnya, TNI, Polri, Pemerintah Daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota beserta seluruh instansi terkait telah menyiapkan sarana prasarana, personil dan peralatan.
Orang nomor 1 Polda Maluku ini menghimbau masyarakat agar dapat berhati-hati, serta menyiapkan berbagai barang bawaan sebelum melakukan perjalanan mudik serta menintipkan rumah ke tetangga sekitar bila ditinggal cukup lama.
“Kita berharap masyarakat juga bisa mengatur waktunya dengan baik sehingga tidak terjadi kepadatan, dan tetap berhati hati dan waspada bial menggunakan sarana prasarana yang telah disiapkan,” katanya.
Polda Maluku beserta Polres jajaran, lanjut dia, telah siapkan sejumlah posko, ada posko pengamanan, pelayanan dan posko pengaduan terpadu yang bertujuan memberikan pelayanan dan perlindungan masyarakat saat arus mudik, liburan di tempat wisata dan keramaian serta saat arus balik nanti.
“Bila masyarakat ada kendala kesulitan jangan segan-segan untuk datang ke pos itu, kita siaga selama operasi 1×24 jam dan didalamnya itu terlibat semua unsur baik dari TNI, Polri, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan instansi terkait, bila ada kesulitan apapun bisa kesana dan kita berikan bantuan,” ungkapnya.
Kapolda juga memerintahkan para Kapolres untuk meningkatkan patroli ke daerah rawan dan tindak tegas para pelaku kejahatan yang mengganggu selama waktu Lebaran berlangsung.
“Kita wajib layani dan lindungi masyarakat. Jika ada pelaku kejahatan yang coba-coba mengganggu masyarakat yang berlebaran, sikat dan tindak tegas,” tegasnya.
Sementara Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Syafrial mengaku, pihaknya bersama Polri akan menjamin dan menjaga keamanan masyarakat.
“Kita bersama Polri menjamin, menjaga kelancaran pelaksanaan arus mudik ini bersama stakeholder yang lain,” ungkapnya.
Di tempat yang sama Gubernur Maluku Murad Ismail katakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) siap mendukung berbagai upaya pengamanan yang dilaksanakan Polda Maluku. (NS)



