Gubernur Maluku Percayakan Satu Lagi Srikandi Masuk Birokrasi Pemprov
IMG-20260505-WA0034

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Provinsi Maluku melakukan pelantikan dua pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II sebagai bagian dari penguatan struktur birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah.

Pelantikan ini juga menjadi bagian dari upaya penyegaran jabatan serta optimalisasi pelayanan publik di lingkungan pemerintah daerah.

Dua pejabat yang dilantik masing-masing adalah Alwiyah Fadlun Alaydrus sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) serta Nurjanah Yunus sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Alwiyah Fadlun Alaydrus menggantikan Roberth Tomasoa yang telah memasuki masa pensiun pada awal Mei 2026.

Sebelumnya, Alwiyah adalah orang lama karena menjabat Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Maluku dan memiliki pengalaman dalam penataan kelembagaan serta reformasi birokrasi di lingkup pemerintahan daerah. Pernah jadi Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sementara Nurjanah Yunus menggantikan Yahya Kotta yang sebelumnya ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kekosongan jabatan tersebut terjadi setelah Nurlita Soulisa memasuki masa pensiun pada akhir Maret 2026.

Nurjanah merupakan “wajah baru” di birokrasi Pemprov Maluku yang dipercaya Gubernur pada posisi strategis. Sebelumnya dia pernah memegang sejumlah jabatan strategis di Pemda Kabupaten Maluku Tenggara seperti Kepala Dinas PUPR hingga Plh Sekda, hingga kemudian mutasi ke Pemprov Maluku.

Gubernur Hendrik Lewerissa melantik kedua pejabat itu di ruang kerjanya, Selasa (5/5), yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Maluku nomor 636 tahun 2026 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tertanggal 4 Mei 2026.

Gubernur menjelaskan, dua pejabat eselon II yang dilantik telah melalui mekanisme kepegawaian sesuai aturan yang berlaku termasuk evaluasi kinerja dan pemetaan terhadap kebutuhan organisasi.

“Pejabat yang dilantik telah memenuhi kompetensi dan kapabilitas pada masing-masing organisasi perangkat daerah. Ini amanah yang harus dijawab dengan kerja keras, keikhlasan dan integritas yang tidak diragukan sebab jabatan bukan semata kebanggaan namun ruang pengabdian kepada masyarakat melalui kerja nyata,” ucap Gubernur.

Dengan adanya pengisian jabatan ini, Alwiyah maupun Nurjanah diharapkan segera mempercepat pelaksanaan program strategis, khususnya di bidang penanaman modal, pelayanan perizinan, serta penyediaan dan pengembangan kawasan permukiman di Maluku. (NS)

Views: 57
Facebook
WhatsApp
Email