
Jakarta,Nunusaku.id,- Setelah menuntaskan seleksi awal di tingkat daerah selama dua hari, seleksi calon Sekretaris Daerah Kota dilanjutkan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Asesmen kedua setelah seleksi di Ambon tersebut guna mencari calon yang benar-benar sesuai dengan kriteria dan peraturan yang berlaku.
Empat peserta calon Sekkot Kota Ambon yaitu Apries Gaspersz (Kadis DLHP), Steven Dominggus (Kepala BKPSDM), Robby Sapulette (Plt. Sekkot) dan Richard Luhukay (Kadispora) digodok selama dua hari, 4-5 Mei 2026 di Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kemendagri.
Adapun asesesmen melibatkan asesor internal dan eksternal sekitar 10 sampai 15 orang untuk mengawal proses tersebut hingga tuntas.
Metode yang diterapkan dalam asesmenĀ meliputi potensi akademik, psikologi, kompetensi bidang, kompetensi pemerintahan, juga dirangkaikan dengan focus group discussion (FGD).
Wakil Walikota (Wawali) Ambon, Ely Toisuta bersama Kepala Inspektorat, Selly Kalahatu ikut mengawal langsung jalannya proses asesmen calon Sekkot Ambon di Kemendagri.
Toisuta mengaku, asesmen kedua di Kemendagri bertujuan untuk mendapatkan seorang Sekkot yang handal, teruji dan cakap dalam semua hal.
“Kita ingin kompetisi ini berjalan baik, terbuka, dan hasilkan Sekretaris Daerah yang tidak hanya cakap dalam aspek akademik, tetapi kompeten untuk membantu Walikota dan Wakil Walikota menjalankan pemerintahan di Kota Ambon, betul-betul teruji,” demikian Wawali.
Diketahui, pada asesesmen awal di Ambon, para calon Sekkot diuji enam anggota Panitia Seleksi (Pansel) yaitu Sadali Ie-Sekretaris Daerah Maluku selaku Ketua Pansel, Jusuf Leiwakabessy-Ketua Senat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura, M.J Papilaja, Abdullah Latuapo-Ketua MUI Maluku, Abidin Wakano-Rektor Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon dan Steve Gaspersz-Rektor Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM). (NS)





