Wawali: Pemkot Komitmen Beri Pelayanan Terbaik ke JCH Ambon 2026
IMG-20260416-WA0029

AMBON,Nunusaku.id,– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jamaah calon haji (JCH) Kota Ambon, meski ditengah dinamika global yang terus berkembang.

Hal itu ditekankan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta saat membuka bimbingan Manasik Haji tahun 2026 yang diikuti ratusan JCH di Asrama Haji Waiheru, Kamis (16/04/26).

Toisuta tegaskan, ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat muslim yang mampu, sekaligus menjadi tanggungjawab nasional pemerintah dalam penyelenggaraannya

“Pemkot Ambon berkomitmen memastikan pelayanan, pembinaan, dan perlindungan terhadap jemaah calon haji berjalan dengan baik, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Ambon menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari pelayanan kesehatan melalui Dinas Kesehatan, pelatihan dan bimbingan manasik, fasilitasi pemberangkatan dan pemulangan, hingga bantuan uang saku tambahan bagi setiap jemaah.

Manasik haji ini sendiri dirancang sebagai simulasi ibadah yang menyerupai kondisi di Tanah Suci, sehingga para JCH dapat memahami tata cara pelaksanaan haji baik secara teori maupun praktik.

Karena itu, Wawali juga mengingatkan para jemaah asal Kota Ambon untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik maupun spiritual.

“Jaga kesehatan, terapkan pola hidup bersih dan sehat, serta perbanyak doa agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan kembali dengan predikat haji mabrur,” pesannya.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Hajidqn Umrah Kota Ambon H. Amir Latar dalam laporannya mengaku, manasik haji ini bertujuan memberi pembekalan menyeluruh agar jemaah dapat melaksanakan ibadah secara mandiri dan sesuai syariat.

Ia menjelaskan, kuota awal jemaah haji Kota Ambon tahun 2026 sebanyak 485 orang. Namun setelah proses administrasi, mutasi, dan penyesuaian, jumlah jemaah yang mengikuti Manasik saat ini tercatat 462 orang.

“Dari jumlah tersebut, terdiri dari 176 jemaah laki-laki dan 286 jemaah perempuan,” jelasnya.

Panitia juga mencatat jamaah calon haji termuda adalah Rizki Fauzia (20 tahun), sementara jamaah tertua adalah Abu Bakar Mewal yang berusia 84 tahun.

Kegiatan ini hadirkan narasumber dari Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Kesehatan Kota Ambon, serta pembimbing manasik bersertifikat. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Pemkot Ambon tahun anggaran 2026.

Dengan pembekalan ini, diharapkan seluruh JCH asal Kota Ambon dapat menjalankan ibadah dengan lancar, tertib, dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan selamat. (NS-02)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email