Gubernur HL Kenang Mayjen TNI Putranto Gatot Sahabat Menembus Titik Konflik-Damaikan Maluku
IMG-20260414-WA0003

AMBON,Nunusaku.id,- Aula Makorem 151/Binaya Ambon penuh sesak dengan hadirnya para tetamu undangan, Senin (13/4/26) malam.

Mulai dari Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos hingga jajaran tokoh agama dan lainnya.

Suasana kehangatan berbalut kebersamaan begitu terasa. Sebab ada momen haru dan bahagia bercampur jadi satu. Menyambut hadirnya Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto dan melepas Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.

Salah satu yang ikut mengenang kerja dan karya baik Mayjen Putranto bagi Maluku ialah Gubernur Lewerissa.

Di hadapan Kasum Richard, Lewerissa berkisah betapa pasca dirinya dilantik menjadi Gubernur bersama Wakil Gubernur, langsung dihadapkan dengan kondisi konflik antar masyarakat yang terjadi di Pulau Seram.

Ditengah kondisi tidak fit kala itu, tetapi Mayjen TNI Putranto Gatot yang ketika diajak Gubernur Maluku untuk turun menjumpai dan damaikan masyarakat yang berkonflik, tidak menolak. Perjalanan darat dan laut ditempuh.

“Saya punya banyak kenangan dengan beliau. Ketika saya dan pa Wagub dilantik, tiba-tiba terjadi konflik di Seram antara dua komunitas masyarakat, Sawai dan Masihulan. Beliau kala itu sedang flu, tapi bersedia untuk kami turun kesana, menempuh perjalanan laut dan darat kurang lebih 7 jam untuk datang mendamaikan warga yang bertikai,” kenang Lewerissa.

Tak hanya bersama TNI, namun semua kondusifitas keamanan di masyarakat menurut Gubernur, juga tidak lepas dari kerjasama dengan aparat kepolisian. Karena itu Lewerissa tak lupa bersyukur atas sinergi bersama.

“Syukur Alhamdulillah Puji Tuhan, keadaan disana sudah kondusif. Selain itu banyak kenangan lain bersama beliau (Mayjen TNI Putranto Gatot-red) selama tugas di Maluku yang tak bisa saya tutur satu demi satu,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Maluku itu pun berterima kasih dan mengapresiasi tinggi Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo atas ketuntasan menjalankan tugas sebagai Pangdam XV/Pattimura.

Bagi Gubernur, kebersamaan dan silaturahmi yang telah dibangun, dalam pelaksanaan tugas dan tanggungjawab selama ini di Maluku, diharapkan semakin meningkatkan ikatan soliditas dan solidaritas dimanapun berada.

“Itu artinya Maluku tetap menjadi bagian dari cerita hidup bapak Mayjen TNI Putranto Gatot yang akan selalu dikenang. Selamat mengemban jabatan baru, semoga semakin sukses,” pinta Gubernur.

Sedangkan kepada Pangdam Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Gubernur menegaskan, pemerintah dan masyarakat Maluku menyambut dengan gembira kehadiran eks Danrem 132/Tadulako itu.

Menurut HL, Pangdam Dodi serta keluarga, kini telah menjadi bagian dari warga Maluku yang akan bersama-sama dengan seluruh pejabat pemerintahan TNI-POLRI dan elemen masyarakat bersatu padu untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan di Bumi Raja-raja.

“Karakter Mayjen TNI Dodi Triwinarto yang pandai humoris, cocok sekali dengan Maluku. Akan berhadapan dengan masyarakat yang sangat dinamis, tentu pas guna menyejukkan suasana,” akui Gubernur.

Di tempat yang sama, Pangdam Dodi mengaku, ini pertama kali menginjakan kaki di tanah Maluku. Baginya, kesan pertama jelas memberi arti. Betapa luas biasa kota Ambon khususnya.

“Ini surga yang dinantikan, karna mungkin Tuhan menciptakan negeri ini begitu manis dan penuh senyum. Orang-orangnya pun ramah. Kami yakin akan betah selama tugas di Maluku,” akui Dodi.

Menurutnya, pekerjaan yang dipercayakan ini jelas tidak mudah. Karena itu Mayjen Dodi meminta dukungan Gubernur Maluku dan Maluku Utara, Forkopimda, DPRD serta masyarakat. Segala hal-hal baik yang telah diletakkan Mayjen TNI Putranto Gatot akan dilanjutkannya.

“Kami minta support dari Gubernur selaku komandan kami Forkopimda. Kami akan bisa bekerja dengan baik. Kami perlu dukungan semua pihak, agar bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Kami terus banyak belajar,” demikian Mayjen Dodi.

Kehangatan momen pisah sambut Pangdam Pattimura itu makin terasa dalam maknanya dengan makan malam bersama, pemberian cinderamata dari berbagai pihak ke Mayjen TNI Putranto Gatot dan isteri hingga hiburan musik dari musisi Maluku Galaks dan Margi Sipahelut. (NS)

Views: 7
Facebook
WhatsApp
Email