Pempus, Pemprov Maluku & Pemkab KKT-MBD Matangkan Realisasi Pengembangan Blok Masela 
IMG-20260331-WA0022

AMBON,Nunusaku.id,- Rencana pengembangan lapangan abadi Blok Migas Masela sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dimulai dengan proses groundbreaking terus dimatangkan jajaran pemerintah pusat (Pempus), pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku dan pemerintah Kabupaten.

Hal itu ditandai lewat kunjungan kehormatan dan rapat koordinasi bersama melibatkan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), INPEX Masela.Ltd, SKK Migas, Pemprov Maluku dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) serta Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) di lantai VI kantor Gubernur Maluku, Selasa (31/3/26).

Rapat berlangsung dalam suasana serius dan berisi, mendalami berbagai peluang dan juga hambatan serta tantangan untuk diselesaikan, demi kelancaran realisasi PSN Blok Masela pada waktunya.

Para pihak dari pusat yang hadir diantaranya Deputi Dukungan Bisnis Kementerian ESDM Eka Bhayu Setta, Pengawas Internal Irjen Pol. Ibnu Suhendra, Tenaga Ahli Kementerian ESDM M. Ichsan Kiat dan Michael Wattimena, Penasihat Ahli Kepala SKK Migas Husein Sagaf, Umar Ali Lessy, Derek Loupatty dan Retiono Kunto, Kepala Unit Percepatan Project Abadi Boegi Ardian, Kepala Divisi Formalitas George Nicolas Simanjutak, Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku Mardianto serta Manajemen INPEX Masela dan jajaran.

Sementara pemerintah daerah yakni Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Bupati KKT Ricky Jauwerissa dan Bupati MBD Benjamin Thomas Noach.

Usai rapat yang digelar tertutup itu, Gubernur kepada awak media mengaku, rapat lebih spesifik dalam rangka menyatukan langkah menyikapi percepatan lapangan abadi Blok Masela.

“Ada banyak yang kita bicarakan. Puji Tuhan, Syukur Alhamdullilah rapat berlangsung lancar, dengan substansi-substansi yang dicakapkan juga ada kesepahaman antara para pihak,” tandasnya.

Lantaran Blok Masela merupakan PSN maka menurut Gubernur, dia menjadi atensi serius dari pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten.

Karenanya, semua pihak perlu melakukan kolaborasi dan sinergitas. Tetapi tak kalah penting tentu membutuhkan dukungan masyarakat di Maluku pada umumnya dan KKT serta MBD pada khususnya.

“Kalau kita ingin PSN Blok Masela ini bisa berlangsung, maka mari kita bekerjasama, saling mendukung guna memastikan PSN ini bisa berlangsung dalam waktu cepat,” ajak Gubernur.

Apalagi tambah Lewerissa, tim terpadu percepatan pembangunan lapangan abadi Blok Masela telah dibentuk dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur nomor 519 tahun 2026, yang melibatkan berbagai unsur Forkopimda baik provinsi maupun Kabupaten KKT dan MBD.

Orang nomor satu di Maluku itu pun meminta dukungan dan doa masyarakat Maluku agar percepatan pengembangan lapangan abadi Blok Masela ini dapat terlaksana dalam waktu yang cepat.

Gubernur Atensi Antrian BBM di Ambon 

Sementara, Gubernur ketika ditanyai awak media perihal antrian panjang BBM di SPBU Kota Ambon sejak kemarin hingga hari ini menegaskan, telah ada penjelasan resmi dari Pertamina Patra Niaga agar masyarakat tidak perlu Panic Buying atau pembelian berlebihan BBM, karena tidak terjadi kelangkaan atau kehabisan BBM.

“Penjelasan Pertamina, pasokan BBM sesungguhnya cukup untuk kebutuhan beberapa waktu kedepan. Mungkin saja, antrian terjadi karena psikologi dan atau ada informasi yang tidak tervalidasi beredar di ruang-ruang publik media sosial sehingga membuat masyarakat menjadi “Panic” lalu belanja BBM,” tegasnya.

Sehingga menurut Gubernur, dengan penjelasan resmi dan jaminan dari Pertamina sebagai penyalur resmi BBM di Indonesia, maka diharapkan masyarakat Kota Ambon dan Maluku pada umumnya agar tidak panik.

“Pasokan BBM menurut Pertamina aman untuk beberapa waktu kedepan, sehingga masyarakat dapat mengisi BBM seperti biasa,” demikian Gubernur. (NS)

Views: 77
Facebook
WhatsApp
Email