
AMBON,Nunusaku.id, Sebanyak 52 orang di Jemaat GPM Syaloom Klasis Kota Ambon diteguhkan menjadi anggota sidi Gereja Protestan Maluku (GPM) tahun pelayanan 2026 dalam kebaktian peringatan Minggu Sengsara ke-VII di Gereja Syaloom, Minggu (29/3/26).
Peneguhan dilakukan Ketua Majelis Jemaat GPM Syaloom, Pendeta L.F Samual yang diawali pertanyaan kesediaan dan pengakuan diri menjadi “Pengikut Kristus” oleh para calon anggota sidi, yang disaksikan Majelis Jemaat, orang tua dan umat yang mengikuti kebaktian.
Ke-52 anggota sidi yang baru itu masing-masing MARSELINA HELLEN MAITIMU, SILVIA ANAKOTTA, PUTRI ERICHA WATTIMENA, APRILIA WENNO, NATASYA SHERLY LOUPATTY, JELICA MARLA de SILO, LIDYA VEGA SAPULETE, APRILIA PAMELA GASPERSZ, JOSEPHINA CHELSEA RADJAWANE, ANGGEL VELIA LATUHERU.
DEHYOFA DESYANE TAHALEA, HEIDY HETHARIE, LITANY ANGELA KOMUL, YUNIKE KEZYA RADJAWANE, ORPA MARLEN TALMURY.
GHISELA ELISABETH EVERSON, MONICA JOANA MANUSIWA, ALMA GERALDINE HETHARIE, STEVANNY NENGSI NGAWI, ANGEL YUNISKE MAHAKENA, FELENSYA LEIWAKABESSY, NADIA MARSYA PARINUSSA.
JESSICA ADRIE MAITIMU, KESYA HARMUSIAL, GABRIELLA TIFFANY TALABESSY, GWEN PALAPESSY, IMANUEL SOPAHELUWAKAN, JASON CHRISTIAN ALBERT TOUSALWA, BILLY NOVEN SAPASURU, PRAYSON IVAN WATTIMENA, JORSY AXEL SIHASALE, ALVIN FEBRIAND AIPASSA, GILNO CAROL, VICTORIO HEHAREUW, JOPY VICTOR SARIWATING, ALFRISBERT LESNUSSA RUBEN MARTINUS PERLOY GRESTIN SAHULATA.
YESKY RALPH RIRIHENA, YOPIBET FEBRIANO RIRIHENA, MARVI RICHARD SOUHUKEN, ARNOLD REVALINO LAKAMBE, LEONEL’L RIVALDO EXVID KAIJA, GILBERT GRIVANDRO MATITAKAPA, BRANLY JODY LOUPATTY.
ALESANDRO JACOB TOISUTA, WYNAND YOHANES GABRIEL PALAPESSY, SIMON MUSKITTA, VENDY GERARD LAURENSZ, MARCELLO JONLY GOMIES, DEE REY ROVEL TJOA, DEYREN MELANO SAIRATU, CLIFFMARK CORNELLIUS TALABESSY.
Peneguhan dilakukan setelah ke-52 anggota sidi baru itu menjalani proses pendidikan Katekisasi selama satu tahun ajaran, hingga masuki proses Retreat dan pembedahan bersama orang tua.
Kepada ke-52 anggota sidi GPM yang baru, Pendeta Samual mengingatkan, tak saja pengakuan, namun butuh kesediaan untuk menyangkal diri dan bersedia mengikut Tuhan di jalan kesengsaraan.
“Menjadi murid Tuhan harus siap menderita. Untuk menjadi hamba yang taat, harus belajar dari penderitaan yang dijalani Tuhan. Namun di tengah penderitaan, yakin Allah tetap menyertai kita,” pesan Pendeta Lodry.
Dikatakan, jika sudah mengaku memikul salib, jangan sekalipun mundur walau banyak tantangan dan rintangan didepan. Jangan pula ingkari janji hari ini. Sebab orang-orang yang demikian adanya, akan mendapat ganjaran.
“Tidak semua jalan yang kita jalani adalah salib. Kita menderita karena berbuat jahat kepada orang lain atau menderita karena kebodohan kita, itu bukanlah jalan salib namun karena diri kita sendiri. Dengan menjaga lidah, agar kata-kata yang keluar memberkati orang lain bentuk keteladanan kita sebagai pengikut Kristus. Sama seperti Yesus yang memberi keteladanan dan ketaatan,” jelasnya.
Diketahui, hari ini GPM serentak meneguhkan total 14.810 orang sebagai anggota sidi Gereja yang baru tahun pelayanan 2026. (**)









