Pasca Bentrok Pemuda di Malra, Situasi Kini Kondusif, Polda: Jangan Terprovokasi
IMG-20250825-WA0110(1)

AMBON,Nunusaku.id,- Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi membenarkan terjadinya bentrok antar kelompok pemuda di Desa Danar Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, yang terjadi sejak Jumat (26/3) malam hingga Sabtu (27/3) dini hari.

Dari kejadian itu, terdapat korban luka baik dari pihak aparat Kepolisian yang melerai maupun dari masyarakat kedua belah pihak yang terlibat bentrokan tersebut.

Yakni Wakapolres Malra, Kompol Djufri Jawa, Kasat Reskrim Polres Malra, AKP Barry Talabessy dan personil Satsamapta Polres Malra, Bripda Siswanto Sofyan.

Sedangkan masyarakat sdr. FFH (22), sdr. MSS (17) dan AA R (37). Tak hanya luka, satu warga menjadi korban meninggal yaitu Sdr FAR (25).

Sementara tiga (3) unit rumah dan satu unit motor ikut dibakar kelompok massa. Juga empat unit rumah rusak berat.

Umasugi menyebut, aparat kepolisian dibawah pimpinan Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi telah mengambil langkah cepat dan terukur untuk mengendalikan situasi.

“Benar telah terjadi bentrokan antar kelompok pemuda. Namun personel Polres Malra dibantu Satuan Brimob telah melakukan penanganan cepat sehingga situasi saat ini berangsur kondusif,” ujarnya kepada awak media, Jum’at (27/3).

Menurut Rositah, peristiwa bermula dari kesalahpahaman antar pemuda yang memicu adanya konsentrasi massa dan aksi saling lempar antar kelompok.

Situasi sempat mereda setelah kehadiran aparat, namun kembali terjadi eskalasi pada dini hari hingga menyebabkan bentrokan lanjutan.

“Situasi saat ini telah berhasil dikendalikan aparat Kepolisian Polres Malra beserta personil Brimob Yon C Pelopor di lokasi kejadian dan telah dilakukan penyekatan antara kedua kelompok yang bertikai,” kata Rositah.

Ditegaskan, Polri mengedepankan langkah persuasif, penegakan hukum secara profesional, serta koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi, serta percayakan penanganan sepenuhnya kepada aparat keamanan. Upaya rekonsiliasi dan pemulihan situasi sosial terus dilakukan,” tegasnya.

Saat ini tambah Kabid Humas, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi serta pendalaman lebih lanjut guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email