Bertemu Pertamina, Pemprov Maluku Pastikan Stok BBM & LPG Aman
PicsArt_08-06-06.52.09

AMBON,Nunusaku.id,- Kondisi geopolitik di kawasan timur tengah yang memicu kekhawatiran terhadap rantai pasok energi global mulai menjadi perhatian berbagai daerah, termasuk Maluku.

Namun ditengah bayang-bayang potensi gangguan distribusi tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah ini tetap aman dan terkendali.

Kepastian itu disampaikan usai pertemuan antara Pemerintah Provinsi Maluku bersama PT Pertamina Patra Niaga wilayah Maluku di Ambon, Rabu (25/03/26).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Kasrul Selang, menjelaskan, langkah koordinasi ini merupakan instruksi langsung Gubernur Maluku untuk memastikan ketahanan energi daerah tetap terjaga.

“Gubernur menugaskan saya bersama Kepala Dinas ESDM untuk berkoordinasi langsung dengan Pertamina Patra Niaga guna mencermati kebutuhan BBM di Maluku,” ujar Kasrul.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Pertamina memaparkan kondisi ketahanan BBM, baik subsidi maupun industri, sekaligus kesiapan menghadapi momentum Ramadan dan Idul Fitri melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang telah beroperasi sejak 14 Maret hingga 28 Maret 2026.

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan Satgas Penanganan Bencana yang siap bergerak cepat dalam kondisi darurat. Upaya ini tidak hanya berfokus pada ketersediaan stok, tetapi juga menjamin kualitas dan akurasi distribusi BBM di lapangan.

“Setiap hari ada pengawasan melalui SOP yang ketat. Seluruh SPBU dan Pertashop wajib melakukan uji mandiri untuk memastikan takaran tetap sesuai standar,” jelasnya.

Dari sisi distribusi, jaringan pasokan BBM disebut telah menjangkau seluruh ibu kota kabupaten/kota di Maluku. Selain terminal utama di Wayame, distribusi juga didukung pangkalan di berbagai wilayah seperti Saumlaki, Moa, dan Dobo, dengan kapasitas yang dinilai mencukupi.

Kasrul juga mengungkapkan, kapal pengangkut BBM terus melakukan suplai secara rutin ke Depot Wayame, bahkan hampir setiap hari, guna menjaga stabilitas stok.

“Secara umum, ketahanan energi Maluku dipastikan mampu mencukupi kebutuhan hingga beberapa bulan kedepan,” tegas juru bicara Pemprov Maluku itu.

Selain perayaan Idul Fitri, kesiapan juga telah dilakukan untuk menghadapi Hari Raya Paskah, baik dari sisi jumlah maupun kualitas BBM dan LPG.

Meski demikian, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam membeli BBM dan LPG serta tidak melakukan penimbunan.

“Kami mengajak masyarakat membeli secukupnya. Stok tersedia, jadi tidak perlu berlebihan,” tegas Kasrul.

Imbauan serupa juga ditujukan ke distributor dan pengecer agar tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dari Pertamina serta mengutamakan kepentingan masyarakat, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan Pertamina Patra Niaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah kepulauan seperti Maluku.

Stok BBM dan LPG Aman

Berdasarkan data per 24 Maret 2026, kondisi stok energi di Maluku berada dalam kategori aman:

Minyak tanah: 25.431 KL (ketahanan 49 hari, distribusi 519 KL/hari)

Pertalite: 16.524 KL (ketahanan 51 hari, distribusi 167 KL/hari)

Solar: 24.790 KL (ketahanan 14 hari, distribusi 1.675 KL/hari)

LPG: 928 MT (ketahanan 116 hari, distribusi 8 MT/hari)

“Secara keseluruhan, penyaluran BBM dan LPG lancar dengan tingkat ketahanan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku dalam waktu kedepan,” demikian Kasrul. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email