Berkat Perjuangan Gubernur HL, Maluku Dapat 26.500 Tiket Gratis Mudik Lebaran 2026
0-4064x3048-0-0-{}-0-24#

AMBON,Nunusaku.id,- Usaha tidak mengkhianati hasil. Sebuah pepatah yang menegaskan bahwa kerja keras, konsistensi, dan ketekunan pasti membuahkan hasil yang sepadan.

Ini menekankan pentingnya proses, dimana setiap perjuangan, waktu, dan pengorbanan yang dilakukan tidak akan sia-sia. Serupa dengan konsep man jadda wa jada (siapa bersungguh-sungguh, ia berhasil).

Pepatah usang itu tampak bukanlah sebuah khiasan semata. Tapi memang menjadi nyata hari ini di tanah Maluku.

Lewat perjuangan serta lobi serius Gubernur Hendrik Lewerissa ke pemerintah pusat atas usulan yang disampaikannya berkaitan tambahan kuota tiket gratis mudik Lebaran tahun 2026, berbuah hasil.

Jumlah kuota tiket gratis untuk Maluku tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 lalu, Maluku hanya mendapat 10.610 tiket gratis, tahun 2026 ini memperoleh tambahan total 26.500 tiket gratis atau naik 160 persen.

“Dari Kementerian Perhubungan telah mengonfirmasi kemungkinan tambahan sekitar 12.500 tiket dari awalnya yang disetujui 14.000. Dengan demikian, total tiket gratis yang tersedia diperkirakan mencapai 26.500 tiket atau meningkat 160 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Gubernur saat melepas 1.100 pemudik tiket gratis pada dua kapal tujuan sejumlah rute di pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Kamis (13/3) malam.

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah ditengah masyarakat, khususnya bagi warga yang ingin pulang kampung merayakan Idul Fitri 1447 Hijriyah namun terbatas kemampuan finansial.

Pemerintah Provinsi Maluku bekerjasama dengan PT Pelayaran Dharma Indah, resmi melepas ribuan penumpang penerima tiket gratis angkutan laut Lebaran 2026 di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Kamis (13/3).

Pelepasan dilakukan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, didampingi sejumlah pejabat Pemprov, Kepala KSOP Kelas I Ambon, serta manajemen dan operator PT Pelayaran Dharma Indah.

“Program tiket gratis mudik ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat menjelang momentum mudik Lebaran,” sebut orang nomor satu di Maluku itu.

Menurut Lewerissa, peningkatan kuota yang signifikan bagi Maluku menjadi bukti negara tetap hadir ditengah masyarakat, terutama untuk membantu warga yang mengalami keterbatasan ekonomi agar dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Karena itu Gubernur mengimbau para penumpang agar menjaga ketertiban dan kebersihan serta mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan.

“Perjalanan mudik ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin untuk kembali berkumpul dengan keluarga dan merayakan Idul Fitri bersama,” pesan Gubernur.

Sementara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon, Capt. Mochammad Abduh, menjelaskan, meski program ini disebut tiket gratis, seluruh penumpang tetap tercatat dalam sistem manifest.

“Semua penumpang tetap harus memiliki tiket, hanya saja tidak dikenakan biaya. Dengan demikian, data penumpang tetap tercatat dengan baik dan memudahkan pengawasan keselamatan,” jelasnya.

Abduh juga menambahkan, seluruh penumpang yang mendapat fasilitas tiket gratis tetap memperoleh perlindungan asuransi dari Jasa Raharja, yang bekerja sama dengan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

Pada pelepasan perdana tersebut, sebanyak 1.100 penumpang diberangkatkan dengan dua kapal milik PT Dharma Indah, yakni KM Cantika Lestari 8A dengan tujuan akhir Namlea, Pulau Buru sebanyak 500 penumpang serta KM Cantika Lestari 9F yang melayani rute Buano, Kawasi, Sofifi dan sejumlah daerah lainnya sebanyak 600 penumpang.

“Dari total 14.000 tiket gratis yang awal telah disetujui pemerintah pusat untuk Maluku, sekitar 4.700 tiket dialokasikan untuk keberangkatan dari Ambon, sementara 4.150 tiket untuk perjalanan kembali,” tandas Abduh.

General Manager PT Dharma Indah, Theresia Ruth Rachel Bagenda, yang mewakili Direktur Utama Siong, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Provinsi Maluku atas dukungan terhadap program ini.

Ia menekankan, kuota tiket gratis untuk Maluku pada tahun 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 10.610 tiket.

“Program ini merupakan bentuk pelayanan transportasi laut yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus bagian dari komitmen kami mendukung kelancaran angkutan Lebaran,” ujar Bagenda.

Usai kegiatan seremoni, Gubernur bersama rombongan melakukan peninjauan langsung ke kapal untuk memastikan kesiapan armada serta pelayanan bagi para penumpang sebelum keberangkatan menuju berbagai wilayah di Maluku.

Lewerissa sempat berbincang ringan dengan sejumlah penumpang, sembari berpesan untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. Sekaligus berharap mereka tiba dengan selamat untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

“Jaga kebersihan dan keamanan selama berlayar. Ingat, perjalanan mudik ini bukan perjalanan fisik saja tapi juga batin karena akan berjumpa keluarga untuk rayakan Idul Fitri. Semoga basudara tiba di tujuan dengan selamat,” pesan Gubernur.

Program tiket gratis angkutan laut Lebaran ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tiba di kampung halaman masing-masing. (NS-02)

Views: 51
Facebook
WhatsApp
Email