Negeri Kulur & Keistimewaannya di Hati Gubernur HL
InShot_20260309_134620523

Saparua,Nunusaku.id,- Selama Safari Ramadhan berjalan pada sejumlah titik di beberapa Kabupaten/Kota, tampaknya Negeri Kulur Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah memberi kesan mendalam tersendiri.

Bagaimana tidak, sejak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan rombongan tiba, sudah disambut ucapan selamat datang yang terpampang manis di pintu masuk Negeri.

Tari-tarian penyambutan dan hadrat dari pemuda/i Kulur makin membawa suasana menjadi semarak. Anak-anak kecil berbusana Islami berdiri disisi kiri kanan jalan bak pagar hidup, menjemput Gubernur yang tampil gagah dengan baju koko putih dan kopiah.

Sementara warga dewasa, tak ada yang tinggal di dalam rumah. Semua keluar ke jalan masuk negeri, berdiri di lajur rombongan jalan kaki ke lokasi buka puasa bersama, depan masjid Kulur.

Sebelum buka puasa bersama masyarakat, Gubernur lebih dulu memberi bantuan empat buah bola kepada perwakilan pemuda untuk meningkatkan minat bakat olahraga.

Tak hanya itu, bantuan kacamata baca secara gratis turut pula diserahkan orang nomor satu di Maluku itu kepada masyarakat Kulur, yang telah lebih dulu telah dilakukan pemeriksaan mata sejak pagi hingga siang.

Dua bantuan sederhana itu menunjukkan kepedulian dan komitmen Gubernur bagi warga Maluku yang dicintainya. Bukan soal nilai dan kuantitas, tapi kehadiran dan sentuhan nyata jauh lebih penting.

“Kami berterima kasih kepada bapak Gubernur dan pemerintah atas bantuan kacamata baca gratis. Sejujurnya ini sederhana, tapi bermakna besar bagi kami hari ini dan kedepan. Allah SWT berkahi dan terus bekerja par Maluku,” ungkap Sofia Ninkeula, salah satu penerima bantuan kacamata baca.

Gubernur mengaku, Kulur bukan tempat asing dan pertama kali injakkan kaki. Sebab negeri ini sudah memberi kesan sejak dulu zaman ayah yang seorang penilik sekolah di Saparua, semasa kecil sering diajak datang dan melihat Negeri ini dengan budaya lokalnya baik pantai maupun sumber air alami.

Belum lagi banyak teman sekolah SMA dan guru asal Kulur yang sangat dekat saat itu hingga semasa berproses menjadi anggota DPR-RI dan ke Pilkada Maluku, memberi kesan; Kulur selalu istimewa di hati.

“Sebagai Gubernur, beta berharap potensi wisata yang besar itu harus dikelola dengan baik. Saya juga sudah sampaikan ke ibu Saadiah Uluputty, anggota DPR-RI dapil Maluku saat beliau telpon dan saya langsung meminta atensi bantuan dari warga untuk jalan tani di Kulur,” beber Gubernur disambut riuh tepuk tangan warga.

Bagi Gubernur, Safari Ramadhan ini bukan sebuah rutinitas biasa. Tapi sesungguhnya memiliki makna yang sangat penting dan mendalam yakni mempererat silaturrahmi dan tali kasih sayang antar sesama orang basudara.

Melalui bulan suci Ramadhan ini pula, Gubernur mengajak umat Muslim di Maluku dan Negeri Kulur khususnya untuk membangun rasa persatuan, saling memiliki, saling toleransi dan saling menghargai antar sesama, sehingga kedamaian, kerukunan dan kebersamaan dapat tercipta.

“Pemerintah Provinsi Maluku selalu membuka ruang komunikasi yang konstruktif bagi masyarakat yang ingin bekerjasama dalam memajukan proses pembangunan par Maluku Pung Bae,” demikian Gubernur.

Abdullah Tutupoho, Raja Kulur menyambut baik serta sukacita kehadiran dan Safari Ramadhan Gubernur ke Negerinya. Hal itu menunjukkan komitmen dan kepedulian serta perhatian pemerintah, apalagi beberapa bantuan ikut diberikan.

“Kami, pemerintah dan masyarakat Kulur mendoakan bapak Gubernur diberi kesehatan dan selalu amanah dalam memimpin Maluku,” tandas Tutupoho.

Usman Hehakaya, Imam Masjid Kulur menutup dengan Tausiyah singkat dan doa buka puasa oleh Dahlan Litiloly. Selepas itu, Gubernur berbaur dengan masyarakat, menikmati santapan buka puasa bersama khas pangan lokal yang disediakan masyarakat. (NS)

Views: 153
Facebook
WhatsApp
Email