
AMBON,Nunusaku.id,- Sejumlah capaian strategis berskala nasional dan daerah berhasil ditorehkan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku dalam satu tahun kepemimpinan, sejak dilantik 20 Februari 2025 lalu.
Selain capaian, terjaganya stabilitas pembangunan daerah lewat kerjasama antara pemerintah dan aparat keamanan juga menambah sentimen positif dari masyarakat bagi keduanya.
Catatan refleksi itu disampaikan Gubernur dalam acara syukuran satu tahun kepemimpinan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kediaman Mangga Dua, Kota Ambon, Jumat (20/2/26).
“Keberhasilan bukanlah akhir dan kegagalan bukan sesuatu yang fatal. Yang terpenting adalah keberanian untuk terus melangkah. Itulah semangat yang kami pegang dalam memimpin Maluku,” ujar Gubernur Hendrik Lewerissa (HL) mengutip pemikiran tokoh dunia Winston Churchill.
Menurutnya, satu tahun merupakan waktu yang relatif singkat, namun cukup untuk menunjukkan arah kebijakan dan fondasi pembangunan yang sedang dibangun.
“Syukuran ini bukan sekadar perayaan, melainkan momen evaluasi atas perjalanan pemerintahan yang telah ditempuh,” tegas Lewerissa.
Selama setahun terakhir akuinya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku fokus jalankan visi transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera sebagai bagian dari Indonesia Emas 2045, melalui misi Sapta Cipta LAWAMENA.
Upaya itu dilakukan dengan memperbaiki kebijakan yang belum tepat, melengkapi kekurangan, serta menata kembali program-program pembangunan yang sempat terabaikan.
Sejumlah capaian penting berhasil direalisasi, terutama dalam mendukung program strategis nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Program itu meliputi makan bergizi gratis (MBG), Sekolah rakyat, Koperasi Merah Putih, pengendalian inflasi, penurunan stunting, hingga percepatan penyelesaian Bendungan Wae Apu.
Di sektor kelautan, dua Kampung Nelayan Merah Putih telah dibangun di Kabupaten Buru dan Kota Tual, serta direncanakan pembangunan 20 kampung serupa pada 2026 di seluruh Kabupaten/Kota.
Di bidang kesehatan, Pemprov Maluku membangun RSUD Namlea sebagai rumah sakit tipe B melalui program Quick Win, yang akan dilanjutkan pada lima daerah lain, yakni Buru Selatan, Maluku Barat Daya, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Aru, dan Kota Tual.
Selain itu, sejumlah proyek besar seperti Maluku Integrated Port (MIP), Blok Masela, serta program hilirisasi sagu, kelapa, pala, dan ayam terintegrasi terus berproses.
Dari sisi ekonomi, Maluku mampu menjaga tren positif ditengah dinamika nasional dan global. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 tercatat sebesar 5,44 persen, sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Juga angka kemiskinan menurun tipis dari 15,38 persen pada Maret 2025 menjadi 15,25 persen pada September 2025, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Maluku mencapai 74,9 poin dan berada pada kategori tinggi. Capaian tersebut turut mendapat apresiasi pemerintah pusat.
Pemprov Maluku juga meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025, SPM Award 2025, serta berbagai penghargaan nasional lainnya.
“Dalam penilaian tata kelola, Maluku juga berhasil masuk zona hijau KPK dan LKPP, menandai perbaikan signifikan dalam pengelolaan pemerintahan dan pelayanan publik,” ungkap Lewerissa.
Gubernur juga menekankan pentingnya stabilitas keamanan dan kerukunan sosial sebagai prasyarat utama pembangunan. Sepanjang satu tahun kepemimpinan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai tetap terjaga berkat sinergi TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat.
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemprov Maluku memastikan ketersediaan stok pangan dan kebutuhan pokok dalam kondisi aman untuk dua bulan ke depan. Distribusi pangan akan dilakukan secara berkala agar masyarakat dapat menjalani ibadah dengan tenang.
Tak lupa, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman, merawat nilai-nilai kearifan lokal, serta berjalan bersama membangun Maluku secara berkelanjutan.
“Membangun Maluku adalah perjalanan panjang. Dengan dukungan basudara semua, kami yakin Maluku akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas orang nomor satu di Maluku itu. (NS)




