Tepat Setahun Memimpin, Gubernur Maluku Lantik 22 Pejabat Eselon II Pemprov
IMG-20260220-WA0011

AMBON,Nunusaku.id,- Bertepatan dengan satu tahun memimpin, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa melantik 22 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Selasa (20/2/26).

Pelantikan dilakukan di lantai VII kantor Gubernur Maluku berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur nomor 495 tahun 2026.

Adapun ke-22 pejabat yang dilantik yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Yahya Kotta “masuk kotak” sebagai staf ahli Gubernur Maluku bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia (SDM).

Posisinya diganti oleh Achamd Jais Ely, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar).

Sementara untuk posisi Kadispar diisi Melky Lohy yang sebelumnya menempati posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Adapun jabatan Kadis Kominfo diisi Titus Renwarin yang sebelumnya sebagai Kasat Pol-PP.

Jabatan lain yang ikut bergeser atau bertukar posisi ialah Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) yang sebelumnya ditempati Ina Wati Tahir, kini dipercayakan kepada Djalaludin Salampessy.

Ina Wati sendiri digeser sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan menggantikan Faradilah Atamimy yang kini menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Lalu Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Muhammad Malawat menggantikan Titus Renwarin sebagai Kasatpol PP. Posisinya di Dishub diisi Samuel Huwae yang sebelumnya menjabat staf ahli Gubernur Maluku bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Kemudian Kepala Dinas Sosial, Abdul Rachim Maruapey dan Affandy Hasanussi, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah saling bertukar posisi.

Selanjutnya Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dipercaya kepada Husen, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa diemban Elvy Yana Tikupasang, Sekretaris DPRD Maluku, Farhatun Samal menjadi pejabat defenitif, demikian pula Sarlota Singerin defenitif Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, posisi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Fitrah Ambon diganti Suriyanti Anwar yang sebelumnya Sekretaris Dinas ESDM. Juga Kepala Dinas Kesehatan, Yan Noor diganti Elna Anakotta.

Faizal Ahmad defenitif sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), juga Rosa Yuliana Imoliana Kepala Biro Hukum Setda Maluku. Direktur RSUD dr Haulussy, Novita Nikijuluw juga ikut diganti, dan kini dipercaya kepada dr Winny Leiwakabessy.

Satu posisi terakhir yang dilantik Gubernur ialah Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Maluku diisi Roy Mongie.

Gubernur menegaskan, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama ini berdasarkan Merit System, yang mana telah melalui tahap uji kompetensi dan ada seleksi terbuka. Sehingga yang dipilih ini adalah mereka yang terbaik.

“Saya berharap mereka akan bekerja dengan baik dan bisa berkolaborasi baik secara internal maupun eksternal. Saya juga telah tekankan kepada mereka jangan ada ego sektoral karena itu akan mengganggu kolaborasi dan sinergi,” tegas Gubernur. (NS)

Views: 106
Facebook
WhatsApp
Email