
AMBON,Nunusaku.id,- Lautan perairan Maluku Tenggara (Malra) hampir saja kembali memakan korban untuk kesekian kalinya.
Kejadian dialami longboat berpenumpang 17 orang warga bertolak dari Pulau Kei Besar tujuan Pulau Kei Kecil alami mati mesin dan terombang-ambing di sekitar Perairan Tanjung Serbat-Malra, Senin (26/1).
Dari ke-17 penumpang, salah satu masih tergolong bayi berusia tujuh (7) bulan, Leonardus Rahakorat.
Tak tunggu lama, Kooordinator Pos SAR Tual yang menerima informasi tersebut bersama unsur SAR gabungan pun dikerahkan.
Mereka menggunakan RIB Pos SAR Tual menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°30’26.06″S-132°48’12.67″E, Jarak ± 8,6 Nautical Mile, dan Heading 22.86° arah Timur Laut dari Pos SAR Tual.
25 menit kemudian setiba di lokasi kejadian, tim SAR gabungan berhasil menemukan longboat tersebut serta seluruh korban dalam keadaan selamat.
“Kini seluruh penumpang sudah dievakuasi ke Kota Tual dengan selamat dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.” tandas Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah, Selasa (27/1).
Adapun ke-17 para korban longboat selamat itu antara lain Petronela Yamtel (28), Yulianus Seluar (15), Leonardus Rahakorat (7 bln) Melati Eluar (8), Welmina (30), Amalia (54), Nengsi T (9), Zidon R (5), Alexendrina (10), Martence R (25).
Kemudian Elizabet Elruat (45), Andreas Elhuar (2), Yusuf Elwuar (54), Inusensius Rahakorat (32), Kostantinus Elluar (50), Icak Elwuar (53), Moricius Elwuar (15). (NS)
