Ketahanan Stok BBM di Terminal Wayame Ambon Aman 20 Hari Kedepan
TBBM-Plumpang

AMBON,Nunusaku.id,- Secara normal, ketahanan bahan bakar minyak (BBM) di terminal BBM Wayame Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon dipastikan aman hingga 20 hari kedepan.

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun katakan terminal Wayame sebagai jantung BBM yang mensupport BBM di Region Papua-Maluku. Dimana ketahanan stok BBM masih aman diatas 20 hari.

“Meski kita tahu dan kita berdoa semoga kondisi cuaca terutama laut di wilayah Tenggara Maluku sudah tidak lagi bergejolak. Sebab itu akan jadi kendala buat kita untuk mensuplai BBM ke sana,” sebutnya disela-sela safari Ramadhan Pertamina Patra Niaga Papua-Maluku bersama awak media di Ambon, Jum’at (22/3).

Pasalnya, mayoritas suplai BBM di seluruh Maluku melalui jalur laut. Sehingga kondisi alam yang tidak kondusif jelas sangat berpengaruh untuk suplai BBM.

“Kalau di Papua, sama juga. Sebagian besar di pegunungan itu suplai BBM lewati jalur udara dengan pesawat. Apabila musim angin dan terjadi gangguan keamanan, tentu akan jadi kendala terhadap distribusi BBM,” tukas Edi.

Oleh sebab itu, pihaknya tambah Edy, terus berkomunikasi dan koordinasi dengan BMKG. Yang mana sesuai prediksi cuaca hingga lebaran Idul Fitri nanti di April, kondisi cuaca masih ekstrim.

“Tapi prinsipnya ketahanan stok BBM kita untuk 20 hari kedepan tetap aman. Termasuk untuk suplai ke wilayah tenggara Maluku, juga tetap aman. Kami sudah mengkondisikan ini sebenarnya jauh-jauh hari karena sudah tugas rutin, BMKG juga sudah prediksi jauh hari,” urainya.

Menyinggung kondisi di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang sempat alami kelangkaan BBM beberapa waktu lalu hingga membuat masyarakat menjerit termasuk dosen harus ke kampus dengan berkuda, Edi menegaskan, kondisi itu saat ini sudah bisa teratasi.

“Terakhir itu sudah bisa. Saumlaki sendiri mensuplai kesana, dari terminal utama Wayame juga sudah ada suplai. Mudah-mudahan kondisi itu tidak akan terulang lagi,” harapnya.

Ditegaskan, BBM diangkut lewati jalur laut dengan kapal dari pangkalan utama di Wayame-Ambon, dikirim ke Fuel Terminal (FT) Saumlaki dan Dobo.

“Memang kemarin dampaknya cukup besar, karena ada beberapa gangguan, tapi sudah bisa diselesaikan teman-teman. Artinya kapal tanker pengangkut BBM masih bisa sandar,” pungkasnya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email