IAKN Ambon Menuju UKN Kian Nyata, Menag-Gubernur Maluku Beri Dukungan
InShot_20260118_014619782

AMBON,Nunusaku.id,- Transformasi  Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) yang prosesnya telah dijalani tiga tahun terakhir kian temukan titik terang untuk terwujud.

Sebab sinyal dukungan telah menguat. Tak tanggung-tanggung, komitmen itu datang dari dua orang berpengaruh yaitu Menteri Agama (Menag) Nazarudin Umar dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa tepat di satu momentum.

Menag Nazarudin menegaskan komitmennya untuk menangani langsung proses alih status tersebut usai hadiri peresmian alih bentuk Institut Agama Islam Negeri (IAIN) AAmbon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji, Jumat (16/1).

Demikian pula Gubernur secara terbuka sampaikan harapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku agar IAKN Ambon dapat segera menyusul UIN A.M. Sangadji beralih bentuk menjadi Universitas.

“Di kesempatan yang sangat baik ini, izinkan saya sampaikan harapan besar Pemprov dan seluruh masyarakat Maluku, agar kedepan IAKN Ambon juga dapat segera bertransformasi menjadi UKN,” pinta Lewerissa.

Merespons dorongan itu, Menag menyatakan, secara prinsip Kemenag mendukung penuh pengembangan perguruan tinggi keagamaan negeri, termasuk IAKN Ambon.

Ia bahkan menegaskan kesiapan dirinya untuk mengawal langsung proses perubahan status tersebut, sepanjang seluruh persyaratan formal dapat dipenuhi.

“Kriteria pembukaan dan perubahan status perguruan tinggi keagamaan negeri harus diterapkan secara proporsional,” tekannya.

Menurut Menag, standar yang berlaku di Jakarta tidak bisa sepenuhnya dijadikan ukuran bagi daerah seperti Ambon yang memiliki karakter, keunggulan, dan kearifan lokal tersendiri.

“Setiap daerah punya kekhususan dan kelebihannya masing-masing. Jangan ukuran Jakarta dipakai sepenuhnya untuk mengukur Ambon. Di sini ada kearifan lokal dan eksisting yang juga harus menjadi pertimbangan,” tegasnya.

Ia mencontohkan perubahan status IAIN Ambon menjadi UIN A.M. Sangadji yang justru menunjukkan peningkatan signifikan dalam capaian dan prestasi institusi.

Pengalaman itu, kata dia, menjadi bukti transformasi kelembagaan dapat mendorong akselerasi kualitas pendidikan tinggi keagamaan.

“Usai berubah menjadi UIN, prestasinya meningkat. Ini juga yang kita harapkan terjadi di IAKN. Sepanjang persyaratan formalnya diselesaikan, saya akan meng-handle langsung prosesnya,” tegas mantan Imam Besar Masjid Istiqlal itu.

Lebih jauh, Menag yakin, kehadiran dua Universitas Keagamaan Negeri Islam dan Kristen dalam bentuk universitas di Maluku nantinya akan memperkuat peran strategis pendidikan tinggi keagamaan dalam mencetak generasi unggul, sekaligus menjadi simbol nyata harmoni, toleransi, dan keberagaman yang terus dirawat di Bumi Raja-raja.

“Insya Allah, kedepan kita bangga melihat IAKN Ambon menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN),” demikian Nazarudin.

Jika dukungan penuh telah datang dari orang nomor satu di jajaran Kemenag dan di Maluku, kini “bola” ada di tangan Rektor dan civitas akademika IAKN Ambon maupun alumni untuk saling support, memastikan UKN dr. Johanes Leimena benar-benar jadi “kado manis” yang semakin menguatkan dunia pendidikan tinggi dan keagamaan di Bumi Raja-raja. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email