
AMBON,Nunusaku.id,- Kurang lebih empat bulan dikebut, pembangunan maupun renovasi 27 unit rumah warga Hunuth yang terbakar akibat konflik Agustus 2025 lalu akhirnya tuntas dikerjakan, Kamis (15/1/26).
Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berkolaborasi untuk pekerjaan kemanusiaan itu dengan dana yang tersedia senilai Rp 1 Miliar. Ditunjang dengan dukungan TNI (Kodim 1504/Ambon) yang mengerahkan sumberdayanya, makin lengkap kerjasama yang terbangun menjawab asa warga Hunuth.
Walau Agustus 2025 silam, menjadi cerita dan masa begitu kelam yang sulit dilupakan bagi warga Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon.
Mereka berlinang airmata lantaran rumah tempat berteduh dari hujan dan panas, hasil doa dan keringat kerja, dibakar para perusuh. Tak ada pilihan lain selain mengungsi ke lokasi yang aman hingga situasi benar-benar pulih.
Kini rasa sesak, marah bahkan dendam itu perlahan mulai pulih. Rumah mereka yang sempat hanya tinggal dinding maupun rata dengan tanah, kini sudah dibangun secara layak oleh pemerintah dan dapat ditinggali.
Keluarga Pattipeiluhu, salah satu korbannya, berterima kasih dan bersyukur atas kepedulian Gubernur Maluku, Walikota Ambon dan aparat TNI bersama jajaran yang sudah kerja keras membangun rumah warga Hunuth yang terbakar.
“Terima kasih par pa Gubernur, pa Walikota seng lapas tangan dari katong sampe skarang. Su biking katong rumah bagus kombali, la katong bisa tinggal Bae-Bae,” sebutnya penuh haru.
Pelukan hangat kemudian diberikan keluarga Pattipeiluhu ke Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Walikota Ambon Bodewin Wattimena yang turun melihat mereka dan beberapa rumah warga.
“Katong berdoa, semoga Tuhan kasih kuat bapak berdua, sehat tarus supaya pimpin Maluku deng Ambon sampe selesai deng segala bae,” ucapnya disambut kata Amin dari dua pemimpin daerah dan rombongan yang ikut.
Gubernur dan Walikota kompak turun bersama melihat kondisi warga Hunuth yang sudah menempati rumah mereka pasca dikerjakan. Tak hanya melihat, berbagi kisah pun dilakukan keduanya bersama warga, kepala desa dan stakeholder terkait.
“Kami, saya bersama pa Walikota datang ke Hunuth melihat kondisi terkini rumah-rumah warga yang terbakar beberapa waktu lalu. Semua sudah dibangun atas kerjasama pemerintah provinsi dan Kota Ambon,” tandas Lewerissa.
Gubernur bersyukur, karena kurang lebih 27 rumah yang terdampak sudah dibangun seluruhnya. “Saya dan pa Walikota sudah cek, semua sudah selesai. Warga Hunuth pun berterimakasih atas bantuan dan kepedulian pemerintah,” ungkapnya.
Rumah rusak memang telah diperbaiki dan ditempati. Tapi menurut Gubernur, ada hal yang jauh lebih penting dan utama dari sekedar membangun fisik bagi masyarakat Hunuth yakni mereka harus terjamin rasa aman dan nyaman yang permanen.
“Kalau rumah sudah ada, tapi kalau tidak rasa aman kan juga percuma. Itu harus berbanding lurus atau sejalan sehingga mereka beraktivitas dengan tenang dan nyaman,” tukas Gubernur.
Karena itu, sebagai kepala daerah, Gubernur mengimbau kepada semua pihak baik tokoh masyarakat, kepala desa dan perangkatnya, masyarakat serta semua stakeholder terkait agar merawat perdamaian, harmonisasi hidup orang basudara di Maluku dan Kota Ambon dengan baik.
“Mari kita rawat perdamaian dengan baik. Kita cegah peristiwa serupa di masa mendatang. Sehingga rasa aman, nyaman dan tentram bisa dirasakan atau dialami oleh masyarakat kita,” pinta orang nomor satu Maluku itu.
Pemerintah Provinsi dan Kota Ambon tambah Gubernur, tentu tidak akan menutup mata terhadap persoalan apapun yang dialami masyarakatnya. Namun memang peran dan kerjasama semua pihak sangat dibutuhkan.
“Kami akan senantiasa bekerja kolaborasi dan sinergi, bahu membahu untuk menanggulangi apa yang bisa dilakukan secara bersama-sama,” demikian Gubernur.
Tak hanya melihat rumah warga Hunuth yang terbakar dan telah dibangun kembali, Gubernur dan Walikota juga sempatkan waktu melihat pos keamanan permanen yang juga telah tuntas dibangun di area pertigaan.
Sembari bercakap-cakap dengan petugas Brimob yang berjaga, Gubernur berjanji memfasilitasi isian pos yang jadi kebutuhan guna menunjang petugas berjaga keamanan 24 jam.
“Saya akan bantu pengadaan beberapa fasilitas didalam pos ini. Semoga nantinya bermanfaat dan menunjang kerja dan upaya petugas memberi rasa aman kepada warga Hunuth,” pungkas Lewerissa. (NS)
