Proyek Jalan Setapak Eks Dewan di Soya Bikin Resah; Warga Sangsi Kualitas
IMG-20251204-WA0049

AMBON,Nunusaku.id,- Pembangunan jalan setapak atau nama lainnya ialah jalan lingkungan kembali membuat resah masyarakat sebagai para pihak yang akan mendapat manfaatnya.

Bagaimana tidak, proyek yang berjalan itu diduga bakal berujung amburadul karena waktu tersisa seminggu. Kasus tersebut kini terjadi pada pembangunan jalan lingkungan negeri Soya tepat di Kampung Kolam Tanah Merah.

Fakta tersebut bahkan diungkap warga setempat. Pasalnya, sesuai papan proyek, pembangunan jalan setapak menelan anggaran Rp 169.637.000 dari APBD Kota Ambon tahun 2025.

Dengan kontraktor pelaksana CV Akwila Pratama dan waktu pengerjaan 90 hari kalender atau tiga bulan dengan hasil maksimal.

Warga sesali, karena proyek tersebut diprediksi tidak sesuai peruntukan dan jauh dari harapan. Dengan tersisa hanya waktu seminggu penyelesaian pada 15 Desember mendatang, namun kondisinya belum rampung 100 persen.

“Infonya pekerjaan mulai dari Agustus lalu tanggal 15 Desember selesai. Baru jalan belum apa-apa,” ungkap warga dengan nada kecewa yang meminta namanya tidak dipublish, Minggu (7/12).

Dikatakan, jika dilihat secara kasat mata, waktu kerja sudah berjalan enam Minggu, dengan intensitas kerja sekitar 7-8 kali karja oleh pekerja. Namun yang baru nampak hanya fondasi kiri kanan jalan sekitar 50 meter. Sedangkan bagian tengah masih tanah merah.

“Sudah sisa satu Minggu tapi baru pandasi kiri kanan jalan sekitar 50 meter. Dengan waktu pendek, kita sangat sangsi terhadap kualitas pekerjaan akan baik dan tahan lama,” jelasnya.

Apalagi tambah warga itu, kontraktornya berinisial AT itu dari laporan warga di lokasi lain, yang bersangkutan sering bermasalah terhadap pekerjaan yang ditangani.

“Informasi yang katong dapati, proyek jalan di lingkungan Soya sini diduga adalah proyek dana aspirasi eks anggota DPRD Kota Ambon yang juga berkediaman di Negeri Soya. Kami minta perhatian dan atensi dinas PUPR Kota Ambon dan Inspektorat terkait proyek jalan ini,” pintanya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo yang coba dikonfirmasi terkait proyek jalan lingkungan di Negeri Soya itu, tak berkomentar banyak.

Dia hanya berjanji akan mengecek PPK dan memberi konfirmasi balik. Namun sudah hari berganti, tak ada konfirmasi dari Meli. “Nanti beta cek PPK,” singkatnya. (NS)

 

Views: 52
Facebook
WhatsApp
Email