
AMBON,Nunusaku.id,- Menyambut perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali melaksanakan Safari Natal sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian pemerintah ditengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Halaman Gereja SMTPI Eklesia Sektor Bethel, Kecamatan Baguala, Kamis (4/12) ini menjadi rangkaian kedua setelah sebelumnya dibuka di Negeri Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon.
Safari Natal telah menjadi agenda rutin Pemkot Ambon, sebagaimana Safari Ramadan, sebagai ruang dialog, penguatan spiritual, serta penyampaian pesan pembangunan kepada masyarakat.
Walikota Ambon menekankan, Safari Natal bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah untuk hadir, mendengar, dan bekerja bersama masyarakat.
“Safari Natal dan Ramadan adalah cara pemerintah mendekatkan diri dengan masyarakat. Pemerintah punya kewajiban memberi pelayanan terbaik, dan itu hanya bisa tercapai kalau kami berjalan bersama warga,” ujarnya di hadapan jemaat dan tokoh masyarakat.
Walikota memaparkan sejumlah prioritas pembangunan sepanjang tahun 2025, antara lain peningkatan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, akses air bersih, penerangan jalan, hingga penataan pasar-pasar rakyat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan hanya mungkin terwujud melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
“Kalau ada kebutuhan di lapangan, sampaikan kepada kami. Pemerintah pasti merespons. Tapi masyarakat juga harus mendukung program-program yang membawa kebaikan bagi Kota Ambon,” tegasnya.
Selain pembangunan fisik, Bodewin menyoroti peningkatan kualitas kebersihan kota. Pemkot Ambon saat ini mengganti sejumlah bak sampah lama dengan bak sampah beton yang lebih tahan lama dan representatif.
Namun ia mengingatkan l keberhasilan program ini sepenuhnya bergantung pada kedisiplinan masyarakat.
“Kami menambah fasilitas, tapi tanpa kedisiplinan, hasilnya tidak maksimal. Mari kita hentikan kebiasaan membuang sampah di sungai, tebing, dan laut,” ungkapnya.
Menyambut akhir tahun, Walikota juga ingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia meminta masyarakat, bersama aparat, memastikan agar aktivitas perayaan Natal dan tahun baru berlangsung kondusif.
“Jaga anak-anak dan remaja kita. Hindari mabuk-mabukan, balap liar, atau perilaku yang meresahkan. Kalau kota aman, semua orang bisa beraktivitas dengan nyaman,” pesannya.
Ditegaskan, bila pemerintah memberi teguran atau peringatan, itu semata-mata demi kenyamanan bersama, bukan untuk menyinggung kelompok tertentu.
Walikota mengajak masyarakat merayakan Natal dalam kesederhanaan. Ia mengingatkan kondisi ekonomi yang masih sulit dan meminta warga menghindari perilaku konsumtif berlebihan.
“Tidak apa-apa membeli baju baru atau hidangan spesial, tetapi sesuaikan dengan kemampuan. Jangan sampai hanya demi perayaan harus mengambil pinjaman, terutama pinjaman online,” imbaunya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 100 paket bingkisan Natal kepada warga yang membutuhkan.
Ibadah Natal dipimpin Ketua Majelis Jemaat Halong Anugerah, yang menyampaikan renungan dari kitab Mika 6:8 mengenai keadilan, kesetiaan, dan kerendahan hati.
Dalam renungannya, ia menegaskan bahwa ibadah tidak hanya berupa ritual, tetapi tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Ketika kita berlaku adil, mengasihi kesetiaan, dan hidup rendah hati, di situlah kita mewujudkan keadilan Allah dan menjadi gereja yang hadir bagi masyarakat,” ujarnya.
Safari Natal ini turut dihadiri Forkopimda Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, pimpinan OPD, staf ahli, serta Forkopimcam Baguala. (NS-02)

