
AMBON,Nunusaku.id,- Wilayah Ponegoro Atas, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon kini menjadi sasaran Perumdam Tirta Yapono melakukan pengembangan jaringan air bersih.
Pengembangan jaringan ini ditargetkan tuntas Januari 2026 sehingga bisa memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Mendahuluinya, dilakukan survey oleh pimpinan dan petugas Perumdam Tirta Yapono, Selasa (25/11/25).
“Hari ini (kemarin-red) kami melakukan survei di Ponegoro Atas, dan kami berharap survei ini dapat menjawab kebutuhan air bersih masyarakat,” jelas Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima, Rabu (26/11).
Dikatakan Saimima, untuk menjamin ketersediaan air bersih dalam kondisi cuaca apapun, suplai air kini akan diambil dari HP 1 (Hidran Umum 1) yang berlokasi di depan Pompa Bensin Pohon Pule.
Sumber ini dipilih karena mampu menyediakan pasokan yang lebih stabil dibanding Aer Kaluar di Kusu-Kusu, yang debit airnya kerap menurun saat musim kemarau berkepanjangan.
“Dari sumber HP 1 inilah kami akan salurkan air bersih. Sumber ini hanya melayani tiga titik, yaitu PT Pelindo, Ambon Plaza, dan Ponegoro Atas,” jelasnya.
Di Ponegoro Atas sendiri telah tersedia dua bak penampung yang sebelumnya diperkirakan berkapasitas total 75 meter kubik. Namun, hasil pengecekan lapangan menunjukkan kapasitas riil hanya sekitar 15 meter kubik per bak, sehingga totalnya 30 meter kubik.
Meski demikian, pengembangan jalur baru ini diproyeksikan mampu penuhi kebutuhan air bersih untuk 100 hingga 150 Kepala Keluarga (KK), karena akan menjadi saluran mandiri yang tidak bergantung pada jaringan lain.
“Dalam tahap awal distribusi, sekitar 45 KK akan menjadi penerima layanan. Dan untuk menjaga kelancaran penyaluran, pompa akan tetap beroperasi agar bak selalu terisi dan kebutuhan masyarakat tidak terputus,” bebernya.
“Setelah volume air mencapai batas yang ditentukan, pompa akan kembali dijalankan pada waktu berikutnya untuk pengisian hari selanjutnya,” demikian Saimima.
Warga Ponegoro Atas, Yusuf Latin, mengapresiasi langkah Perumdam Tirta Yapono menghadirkan kembali layanan air bersih di wilayah tersebut.
Diakuinya, beberapa tahun lalu warga masih dapat menikmati air PAM, namun dua tahun terakhir layanan tersebut terhenti karena sejumlah kendala.
“Kami berharap air PAM bisa kembali, agar warga Ponegoro bisa senang. Soal biaya, kami mengikuti sesuai pemakaian. Yang penting masyarakat bersyukur kalau air PAM ini jalan lagi,” tandas Yusuf. (NS)





