Usut Kasus Pembacokan di Lorong Putri, Enam Saksi Sudah Diperiksa
IMG-20250825-WA0110

AMBON,Nunusaku.id,- Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi menegaskan, penanganan kasus pembacokan pemuda asal SBT di lorong putri STAIN kini tengah dilakukan tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Maluku.

“Tim penyidik tengah berupaya menangkap oknum pelaku pembacokan dan mengungkap motif dari aksi kekerasan dengan senjata tajam di Kawasan Lorong Putri,” tegas Umasugi.

Polda Maluku saat ini menurut Umasugi, tidak menutup mata dengan persoalan yang terjadi dan akan mengusut tuntas. Sebab sudah pula menjadi atensi serius Kapolda Maluku.

“Bapak Kapolda juga secara tegas telah mengatakannya saat menjenguk korban di rumah sakit Bhayangkara Ambon, bahwa Polda Maluku akan serius mengusut tuntas kasus ini,” ungkapnya.

Saat ini sudah ada enam orang yang diperiksa. Oleh sebab itu Rositah berharap, kerjasama dari masyarakat dalam mengungkap motif dan menangkap pelaku untuk diproses hukum sesuai perbuatannya.

“Sebab sekecil apapun informasi dari rekan-rekan terkait kasus ini maka akan sangat membantu kami Polda Maluku dalam menuntaskan kasus ini,” pintanya.

Kombes Rositah mengajak pihak keluarga korban dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi saat ini.

Ia meminta pihak keluarga tidak menimbulkan permasalahan baru yang lebih besar di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya.

“Polda Maluku merasa prihatin dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi. Serta berkomitmen mengusut tuntas kasus ini,” tegas mantan Kapolres Maluku Tengah itu.

Sebelumnya diketahui, Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Timur (IKB SBT) Kota Ambon melakukan aksi Unjuk Rasa (Unras) di depan pintu gerbang utama Markas Polda Maluku, Senin (24/11).

Unras yang dikawal puluhan personel Direktorat Samapta Polda Maluku dan Satuan Samapta Polresta Ambon itu dengan tuntutan utama meminta Polda Maluku percepat penanganan kasus pembacokan terhadap seorang pemuda asal SBT yang terjadi di kawasan Lorong Putri Ambon beberapa waktu lalu.

Unras berlangsung damai dan tertib diterima Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi. Selain ungkap pelaku pembacokan, IKB SBT juga meminta didirikannya pos polisi permanen untuk memberi rasa aman kepada masyarakat yang berdomisili di kawasan Arbes Ambon dan sekitarnya.

Massa juga meminta pihak Kepolisian untuk tidak lagi memberi ijin keramaian khususnya terkait acara pesta joget dan kegiatan keramaian lain yang berpotensi menimbulkan masalah dan gangguan Kamtibmas ditengah masyarakat. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email