
AMBON,Nunusaku.id,- Iptu J S. Soplantila, Kasubag Bin Ops Bag Ops Polres Maluku Tengah (Malteng) Dipecat Tidak dengan Hormat (PTDH) dari anggota Polri karena melanggar kode etik Polri.
Upacara PTDH Soplantila dipimpin Kapolres Malteng, AKBP Hardi M di lapangan apel Polres Malteng, Jumat (14/11/25).
Walau personil yang bersangkutan tidak hadir, namun tetap berlangsung secara in absentia dan secara simbolis Kapolres memberi tanda silang pada foto personel sebagai tanda PTDH.
Kapolres katakan, upacara PTDH ini menindaklanjuti putusan hasil sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP), yang memutuskan bahwa personel tersebut tidak layak untuk dipertahankan menjadi anggota Polri.
Keputusan itu diambil melalui proses sangat panjang, penuh pertimbangan dan dengan senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku.
“Sebagai pimpinan, saya mengajak agar peristiwa ini hendaknya dapat dijadikan contoh dan pelajaran. Ini disebabkan karena perbuatan anggota itu sendiri,” kata Kapolres.
Menurutnya, upacara PTDH ini merupakan bentuk sanksi atau punishment yang diberikan organisasi Polri kepada personel yang melakukan pelanggaran.
“Perbuatan yang dilakukan personel yang bersangkutan merupakan perbuatan tidak dikehendaki masyarakat maupun organisasi Polri,” ujar Kapolres.
Lebih jauh Kapolres tegaskan, pihaknya juga meminta seluruh anggotanya agar bekerja dengan baik dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebab personil yang berprestasi tentu akan diberi reward atas kinerjanya, sebaliknya yang melanggar kode etik Polri sudah pasti akan mendapat punishment atau hukuman.
“Saya minta seluruh personil tingkatkan pengawasan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab agar kedepan tidak ada lagi personel yang buat pelanggaran dan upacara PTDH tidak perlu diadakan lagi di Polres Malteng kedepannya,” tegas Kapolres.
Ia juga juga meminta seluruh personel untuk tidak menodai institusi yang dapat merendahkan harkat dan martabat anggota Polri.
Demikian pula tidak menyalahgunakan wewenang serta saling mengingatkan antara sesama anggota Polri, yang terpenting bentengi diri dengan agama agar tidak mudah terpengaruh dari hal-hal yang dapat merusak diri dan moral.
“Mari kita jaga sikap dan perilaku sebagai anggota Polri yang patut menjadi contoh dan dicintai oleh masyarakat, karena ke depan tugas Polri semakin berat.” pungkasnya. (NS)

