IKAPATTI Teguhkan Perannya Sebagai Katalisator SDM Maritim Menuju Indonesia Emas 2045
IMG-20251108-WA0044

AMBON,Nunusaku.id,- Suasana penuh kehangatan dan semangat kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) di Hotel Santika Premiere Ambon, Sabtu (8/11/25).

Dengan mengusung tema “Meneguhkan Peran IKAPATTI sebagai Katalisator SDM Maritim Unggul untuk Indonesia Emas 2045”, Mubes kali ini jadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi alumni, mengevaluasi kinerja organisasi, dan memilih kepengurusan baru periode 2025-2029.

Kegiatan itu dihadiri sejumlah tokoh penting seperti Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri mewakili Menteri Pertanian; Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Abdullah Vanath, para kepala daerah se-Maluku, pimpinan perguruan tinggi, serta Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy bersama jajaran Rektorat dan civitas akademika.

Hadir pula jajaran DPP IKAPATTI periode 2021-2025, Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan delegasi DPC IKAPATTI dari berbagai daerah di dalam maupun luar Maluku.

Mewakili Gubernur Hendrik Lewerissa, Wagub Vanath mengaku bangga berada ditengah-tengah para intelektual Unpatti dan menegaskan pentingnya peran ilmuwan dalam mengawal arah pembangunan daerah.

“Sebagai pemerintah, kami butuh koreksi dari para ilmuwan. Pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang diawasi. Kalau menutup diri terhadap kritik, maka kita akan merasa benar sampai jatuh di tepi jurang,” ujarnya.

Ditambahkannya, Maluku membutuhkan kerja kolaboratif untuk keluar dari status sebagai salah satu provinsi termiskin di Indonesia.

“IKAPATTI harus hadir memberi solusi. Didengar atau tidak didengar, suara ilmuwan harus tetap menjadi cahaya bagi pembangunan Maluku,” pinta mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT) itu.

Sementara, Ketua Umum DPP IKAPATTI Muhamat Marasabessy menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para alumni dari berbagai penjuru tanah air.

“Kita berkumpul bukan karena tugas, bukan karena paksaan, tetapi karena cinta cinta kepada almamater, cinta kepada Maluku, dan cinta kepada persaudaraan sesama alumni,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.

Marasabessy menegaskan, Mubes bukan hanya ajang pemilihan ketua, melainkan wadah refleksi bersama untuk memperkuat kontribusi alumni terhadap Unpatti dan pembangunan Maluku.

“Mubes adalah ruang untuk menyatukan visi, bukan memperlebar jarak. Kepemimpinan di IKAPATTI adalah panggilan untuk melayani, bukan untuk dilayani,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyatakan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum, menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya.

“Saya percaya setiap masa ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada masanya. Saya akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar ini di mana pun saya berada,” ucapnya dengan nada haru.

Di tempat yang sama, Rektor Unpatti Fredy Leiwakabessy menegaskan, IKAPATTI kini memiliki dasar hukum kuat sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi nomor 20 tahun 2025.

“IKAPATTI adalah organisasi kemasyarakatan yang mandiri dan menjunjung tinggi kehormatan almamater. Legalitas ini menjadi fondasi kuat untuk pengembangan organisasi ke depan,” jelasnya.

Rektor juga mengapresiasi kepemimpinan DPP IKAPATTI periode 2021-2025 yang dinilai berhasil perluas jejaring alumni dan menggagas sejumlah proyek strategis seperti pembangunan Sports Center, Rumah Sakit Pendidikan, Rusunawa dosen, dan Embung Air Minum.

“IKAPATTI telah menampilkan wajah besar alumni Unpatti di ranah pemerintahan, politik, dan sosial kemasyarakatan. Energi positif ini perlu terus dijaga untuk mendukung kemajuan universitas dan daerah,” tambahnya.

Mewakili Menteri Pertanian RI, Kuntoro Boga Andri memaparkan arah kebijakan nasional bidang Pertanian yang kini difokuskan pada kemandirian pangan dan energi.

Ia menilai, alumni Unpatti memiliki potensi besar dalam mendukung program strategis nasional tersebut.

“Isu pangan bukan hanya soal hidup dan mati bangsa, tetapi juga maju mundurnya bangsa itu sendiri. Alumni Unpatti memiliki kekuatan akademik dan moral untuk berkontribusi dalam membangun kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.

Sebelumnya, ketua panitia pelaksana Hanock Mandaku menjelaskan, Mubes II dilaksanakan dengan semangat konsolidasi dan efisiensi, disertai berbagai kegiatan pra-acara seperti jalan sehat IKAPATTI Peduli, seminar koperasi dan UMKM, serta pameran produk UMKM alumni.

“Bukan tentang siapa yang menakhodai IKAPATTI, tapi bagaimana kita bersehati memilih nakhoda terbaik. Karena besok masih ada agenda nostalgia di Kampus Biru dan field trip ke Pantai Namalatu,” ujarnya disambut tawa hangat peserta.

Ia juga mengungkapkan bahwa seluruh biaya penyelenggaraan Mubes, sebesar Rp 274 juta, berasal dari kas DPP IKAPATTI.

Mubes II IKAPATTI diharapkan menjadi titik tolak lahirnya kepemimpinan baru yang mampu menjaga semangat kebersamaan, memperkuat jejaring alumni, serta memperluas peran strategis Unpatti dalam pembangunan nasional.

Dengan semangat Bina Mulia Kelautan, alumni Unpatti meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari kebangkitan Maluku dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 bangsa yang unggul, berkarakter, dan berjiwa maritim. (NS-02)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email