Gubernur: UMKM Tulang Punggung Ekonomi Maluku, Mereka Harus Tumbuh & Berinovasi
0-4064x3048-0-0-{}-0-24#

Masohi,Nunusaku.id,- Suasana salah satu icon Kota Masohi, Pelabuhan Ina Marina, terasa lebih terik dari biasanya. Yah, sengatan matahari memang membikin gerah.

Namun di pelataran pelabuhan berderet tenda-tenda pameran budaya 30 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa tampak menyapa satu per satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tengah memamerkan karya terbaik mereka.

Didampingi Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, Gubernur hadir bukan sekadar meninjau, tetapi benar-benar menyatu dengan denyut kehidupan ekonomi rakyat.

Ia mampir ke setiap stand, mencicipi produk lokal, membeli hasil olahan tangan masyarakat, dan menanyakan langsung bagaimana usaha mereka bertahan dan berkembang.

“Produk-produk UMKM Maluku punya potensi luar biasa. Kalau kita berani berinovasi dan terus berkreasi, hasil karya masyarakat bisa menjadi kebanggaan daerah, bahkan menembus pasar nasional,” ujar Hendrik dengan nada optimis.

Suasana pameran terasa hidup. Aroma kue sagu bercampur dengan wangi minyak kayu putih khas Maluku. Di sisi lain, meja-meja penuh hasil tenunan, anyaman pandan, perhiasan kerang, hingga kopi bubuk dari pegunungan Seram.

Semua dipajang dengan bangga, seolah setiap produk membawa cerita tentang tangan-tangan ulet yang tak pernah berhenti bekerja.

Sebanyak 30 UMKM sdari berbagai kecamatan, instansi serta badan usaha maupun komunitas masyarakat hadir memamerkan hasil olahan terbaik mereka.

Tak hanya barang dagangan, yang mereka tampilkan di sana adalah semangat bertahan dan berdaya di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah.

“Saya ingin pelaku UMKM terus berkreativitas. Jangan takut mencoba hal baru. Dari sinilah ekonomi Maluku akan tumbuh lewat kerja keras dan semangat rakyatnya,” kata Gubernur lagi sambil menepuk bahu seorang pengrajin muda.

Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah tak sekadar memberi janji, tapi turun langsung mendukung para pelaku usaha kecil.

Bersama Gubernur dan Bupati Ozan, hadir pula Wakil Bupati Malteng,  anggota DPRD Maluku Saodah Tethol/Tuwanakotta dan Reza Mony, pimpinan dan anggota DPRD Malteng serta pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Maluku Tengah.

Mereka ikut berbaur, menikmati suasana makan patita — tradisi makan bersama yang merekatkan kebersamaan warga.

Dari suasana akrab itulah terasa pesan yang lebih besar: bahwa kekuatan ekonomi Maluku bertumpu pada gotong royong dan kebanggaan terhadap produk sendiri.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Kalau mereka tumbuh, Maluku juga akan tumbuh,” tegas Gubernur Hendrik.

Dari Pelabuhan Ina Marina, Masohi, semangat itu menyebar bahwa Maluku yang kuat bukan dibangun dari gedung tinggi atau investor besar, melainkan dari tangan-tangan kecil yang bekerja dengan hati besar. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email