
AMBON,Nunusaku.id,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menunjuk Lucky Upulatu Nikijuluw sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon periode 2025-2030.
Ia menggantikan Gerald Mailoa yang sebelumnya memimpin struktur partai berlambang banteng itu di tingkat kota Ambon.
Pengukuhan kepengurusan baru tersebut dituangkan dalam SK DPP PDIP nomor 31.10/KPKS-KP/DPP/X/2025, yang dibacakan dalam rangkaian Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Maluku di Hotel Santika Premiere Ambon, Minggu (2/11/2025).
Melengkapi struktur, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon itu menunjuk Janes Riruma dan Crients Aldi Sarimanella sebagai Sekretaris dan Bendahara DPC bersama puluhan kader lainnya sebagai pengurus.
Upulatu menegaskan, kepemimpinannya akan berfokus pada konsolidasi internal, penguatan mesin partai, dan revitalisasi struktur hingga ke akar rumput.
Ia menyebut, soliditas kader di semua tingkatan menjadi kunci utama dalam menatap Pemilu 2029.
“Ini adalah skuad baru yang harus dikelola, dimanage dengan baik. Bahwa partai politik pada akhirnya bertujuan meraih kekuasaan, dan PDI Perjuangan dengan kekuatan 21 orang di Dewan Pimpinan Cabang harus bekerja keras mencapai tujuan itu,” ujarnya kepada awak media usai pelantikan.

Menurutnya, tantangan terbesar kedepan adalah mengembalikan kursi Ketua DPRD Kota Ambon yang pernah dipegang PDI Perjuangan.
Untuk itu, seluruh kader diminta menjaga kedisiplinan dan kebersamaan dalam menjalankan garis perjuangan partai.
“Merebut kembali posisi Ketua DPRD bukan hal mudah. Karena itu, PDI Perjuangan harus hadir di tengah rakyat, mendengar jeritan dan harapan mereka. Kita ini partai wong cilik, dan itu harus dibuktikan dalam kerja nyata,” tegasnya.
Upulatu juga menekankan pentingnya revitalisasi mesin partai di semua tingkatan mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting agar struktur partai tetap hidup dan berfungsi maksimal.
“Kalau kemarin masih ada yang kurang, di periode baru ini kita benahi. Semua struktur harus dihidupkan kembali agar mesin partai bekerja efektif,” ujarnya.
Dalam kepengurusan baru ini, ia memastikan struktur partai akan disusun sesuai amanat DPP, yakni 30 persen keterwakilan perempuan dan 20 persen generasi Z.
“Anak muda harus diberi ruang tampil dan berperan. Mereka punya kreativitas, kemampuan digital, dan semangat inovatif yang penting untuk memperkuat citra partai di kalangan pemilih muda,” katanya.
Lebih lanjut, Upulatu menegaskan komitmen DPC PDI Perjuangan Kota Ambon untuk bersinergi dengan pemerintah kota dan fraksi PDIP di DPRD, guna memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Banyak program Walikota yang perlu kita elaborasi sesuai garis kebijakan partai. Semua dilakukan demi rakyat, bukan kepentingan kelompok,” jelasnya.
Ia menambahkan, tahapan konsolidasi struktural akan berlanjut hingga awal 2026. Setelah Konfercab, DPC akan menyiapkan pembentukan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting mulai Januari mendatang sesuai arahan DPP.
Dengan semangat marhaenisme dan politik kerakyatan, Lucky Upulatu Nikijuluw bertekad menjadikan DPC PDI Perjuangan Kota Ambon garda terdepan perjuangan rakyat kecil, sekaligus menyiapkan langkah strategis menuju kemenangan di Pemilu 2029. (NS-02)





