
AMBON,Nunusaku.id,- Konferensi Daerah (Konferda) dan Enam (6) Konferensi Cabang (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Maluku akan dihelat hari ini di Kota Ambon, Minggu (2/10/25).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP, Hasto Kristianto dan elit partai hadir membuka momen politik lima tahunan itu untuk memilih pucuk pimpinan KSB (ketua, sekretaris dan bendahara).
Walau keputusan akhir berada di tangan seorang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sebagai penentu nama-nama KSB yang dibawa tim DPP di Konferda dan Konfercab, namun sejumlah prediksi sudah muncul ke permukaan.
Untuk posisi Ketua DPD agaknya tak akan pindah ke figur lain, masih dipegang Benhur George Watubun (BGW) yang juga Ketua DPRD Maluku. Salah satu alasan utama karena BGW sukses menangi Pileg 2024 lalu dengan 8 kursi dari sebelumnya 7.
Sedangkan posisi Sekretaris DPD otomatis bergeser ke nama lain, lantaran Mercy Chriesty Barends atau MCB sudah masuk pengurus DPP. Siapa pengganti, ada di “kantong” Mega.
“Ibu Mercy sudah pasti tidak bisa rangkap jabatan. Siapa figur pengganti, itu yang kami tidak tahu, karena hanya ibu Ketum,” sebut Thobyhend Sahureka, Wakil Ketua bidang kehormatan DPD PDI Perjuangan Maluku via seluler, Sabtu (1/11) malam.
Meski mantan anggota DPRD Maluku itu enggan menyebut nama-nama yang diusulkan dari DPC atau PAC karena alasan entry online dan DPD tidak menyaring, namun beberapa figur tampak menguat dari sumber media ini.
Semisal Benjamin Thomas Noach, Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Nancy Purmiasa Wakil Ketua DPD, Samson Atapary, Thobyhend Sahureka Wakil Ketua DPD bidang Kehormatan, mantan anggota DPRD Maluku hingga ada nama mantan anggota DPRD Kota Ambon, Jafry Taihutu.
“Orang lama pasti dan mereka ini orang lama di PDI Perjuangan. Pendekatan geopolitik, keterwakilan wilayah jadi sangat menentukan posisi orang nomor dua. Namanya prediksi yah. Yang jelas penentu di DPP karena tidak ada sistem pemilihan,” sebut sumber media ini yang meminta namanya tidak disebut.
Selain prediksi soal Sekretaris DPD, sumber ini juga menyebut, pergantian kemungkinan bakal terjadi di beberapa posisi ketua DPC, salah satunya Kota Ambon.
Alasannya kata dia, PDI Perjuangan kalah di Pileg 2024 lalu dari NasDem. Walau kemudian terimbangi di Pilkada karena keduanya berkoalisi dan menangkan Bodewin Wattimena-Ely Toisuta.
Sayangnya, gelombang protes keras dari kader banteng di PAC dan anak ranting kemudian menggelinding ke DPC hingga DPD.
Lantaran Ketua DPC, Gerald Mailoa diduga “tidak” all out menangkan Pilkada hingga dinilai gagal memimpin partai. Gayung bersambut, aspirasi kader kemudian disikapi partai dengan melakukan proses klarifikasi internal.
Nama Lucky Upulatu Nikijuluw, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Ambon pun mengemuka menjadi calon suksesor Gerald Mailoa.
“Arus bawah partai baik ranting, anak ranting dan PAC tampaknya ingin ada penyegaran. Prediksinya Ketua DPC Kota ikut diganti karena protes kader tempo hari pasti itu jadi bahan evaluasi DPP. Paling menguat pa Upulatu (ganti-red),” sebut sumber itu.
Thobyhend Sahureka pun tidak menampik jika beberapa pucuk pimpinan DPC kemungkinan bakal alami pergantian dari orang lama ke muka baru.
“Enam DPC yang akan Konfercab kan hari ini bersamaan Konferda, sisanya nyusul. Yah jika melihat dinamika, kemungkinan satu dua DPC,” demikian Sahureka via seluler, Sabtu malam. (NS)

