
AMBON,Nunusaku.id,- Dalam waktu dua hari, Provinsi Maluku dikunjungi dua komisi DPR-RI. Dimulai dengan Komisi V, Kamis (30/10) dan hari ini, Jum’at (31/10) giliran Komisi IX.
Kunjungan dua Komisi yang sangat strategis itu dalam rangka reses atau serap aspirasi pemerintah daerah dan stakeholder lain terkait masalah infrastruktur, perhubungan hingga kesehatan, ketenagakerjaan dan kependudukan/jaminan sosial.
Kedatangan para wakil rakyat Senayan itu diterima dengan sangat hangat Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Rombongan komisi V DPR-RI dipimpin Robert Rouw.
Pertemuan yang dirangkai dengan makan malam bersama kemudian dilakukan di lantai VII kantor Gubernur. Hadir pula para Bupati/Walikota se-Maluku serta mitra kerja komisi V di daerah seperti BPJN Maluku, BWS dan BPPW, Basarnas.
Gubernur mengaku, sebagai daerah yang didominasi laut, Maluku kaya akan sumber daya alam yakni potensi perikanan yang berlimpah, banyaknya destinasi potensial pariwisata, sumber energi yang berasal dari laut serta minyak dan gas bumi. Namun belum sepenuhnya dikelola dan dikembangkan secara maksimal.
Untuk itu, perhatian dari pemerintah pusat terhadap sektor potensial daerah Maluku menjadi hal penting untuk memastikan agar pembangunan dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai Gubernur, saya juga sangat mendukung program-program strategis nasional di Maluku seperti pembangunan Ambon Costal Road dalam mendorong konektivitas wilayah kepulauan dan pemerataan pembangunan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Maluku,” tegasnya.
Dalam kunjungan kerja ini, selain digunakan sebagai wadah silaturahmi dan tukar informasi terkait tugas-tugas yang terkait substansi komisi V, Gubernur juga berharap Komisi V DPR-RI akan mendapatkan hasil yang maksimal.
“Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Komisi V DPR RI. Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin diperkuat, guna percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku,” jelasnya.
Dirinya memberi apresiasi atas perhatian dan komitmen komisi V DPR-RI terhadap pembangunan di wilayah Maluku. Gubernur menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan merata di Maluku.
“Semoga pertemuan ini tidak menjadi kegiatan formalitas, tetapi berguna bagi peningkatan pembangunan di semua sektor. Karena itu, saya minta pimpinan unit satuan kerja perangkat daerah yang terkait agar memberi penjelasan lengkap sebagai masukan kepada tim komisi V DPR-RI yang nanti dapat dikaji secara bijak dan saksama,” harap Gubernur. (NS)





