
AMBON,Nunusaku.id,- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon kembali mewisudakan 234 lulusan untuk periode kedua (II) tahun 2025, Senin (27/10). Ini merupakan lulusan terbanyak yang ditelorkan kampus “Harmoni dalam Keragaman” di beberapa tahun terakhir.
Wisuda ratusan Sarjana dan Pascasarjana itu dilakukan dalam rapat senat terbuka di auditorium Kampus Desa Halong Atas Kecamatan Baguala Kota Ambon berdasarkan keputusan Rektor IAKN Ambon nomor 168 tahun 2025.
Ke-234 diwisudawan itu terdiri dari 1 Doktor Pendidikan Agama Kristen (PAK), 23 Magister PAK, 2 Magister Musik Gerejawi (Muger), 48 sarjana PAK, 22 Sarjana Bimbingan Konseling Kristen (BKK), 33 Sarjana Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), 14 Sarjana Teologi, 5 Sarjana Agama-Budaya, 1 Sarjana Pastoral Konseling (PK), 18 Sarjana Pariwisata Budaya dan Agama, 44 Sarjana Pendidikan Seni Musik dan 23 Sarjana Muger.
44 wisudawan diantaranya berhasil menyandang predikat SumaCumlaude, Magna Cumlaude & Cumlaude.
Rapat senat terbuka yang dipimpin Ketua Senat Dr. Jusuf. Kelelufna, MTh, didampingi Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Jance Z Rumahuru, MA dan anggota senat, mengusung tema “Mendidik dengan Cinta, membangun SDM Unggul menuju masyarakat maju dan berdaya saing”.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Loce Singerin hadir mewakili dan bacakan sambutan Gubernur Hendrik Lewerissa dalam wisuda periode kedua IAKN Ambon itu.
Menurut Gubernur, wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak awal dari perjalanan besar nan menantang di tengah masyarakat.
Sedangkan gelar yang diraih bukan hanya simbol pencapaian akademis tetapi amanah untuk memimpin dan melakukan perubahan, tidak hanya di Maluku tetapi di panggung nasional bahkan global.
“Gelar sarjana dan Pascasarjana yang diraih hari ini adalah awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tandas Gubernur.
Ilmu pengetahuan yang telah diperoleh para wisudawan, menurut Gubernur, hendaknya digunakan untuk menjawab tantangan zaman dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah khususnya di provinsi Maluku.
Selain itu, Gubernur juga berharap, ke-234 Cendekia muda yang diwisuda ini agar terus meningkatkan ketrampilan, baik hard skills maupun soft skills, agar mampu beradaptasi dan bersaing di era globalisasi yang penuh dinamika.
“Jadilah agen perubahan yang membawa pencerahan dan kemajuan bagi masyarakat,” harap orang nomor satu di Maluku.
Sebagai perguruan tinggi Kristen Negeri di Maluku yang sedang berproses menuju transformasi, Gubernur mengajak seluruh civitas akademika IAKN Ambon untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Selain itu penting juga untuk menjalin sinergi dengan pemerintah dan sektor lainnya dalam mewujudkan Maluku yang sejahtera dan berdaya saing.
Pasalnya, tantangan kedepan semakin besar dan berat. Olehnya itu, baik para lulusan maupun mahasiswa, Gubernur berpesan, agar jangan pernah berhenti belajar dan belajar.
“Sebab ketika saudara-saudara berada dalam ruang akademik akan berbeda, ketika saudara berada dalam ruang masyarakat. Disanalah saudara akan menemukan hal baru tentang pelajaran kehidupan,” pungkasnya. (NS)

