Laut Maluku; Sumber Sejahtera- Persatuan, LAWAMENA Fishing Tournament Bakal Jadi Agenda Tahunan
0-4064x3048-0-0-{}-0-24#

AMBON,Nunusaku.id,- Perairan Teluk Ambon, mulai dari Eri, Silale hingga Latuhalat menjadi saksi ketuntasan dan suksesnya LAWAMENA Fishing Tournament 2025, Sabtu (25/10/25) sore.

Ratusan peserta dari berbagai daerah menutup lomba dengan penuh sukacita, diiringi tepuk tangan meriah saat Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) menyerahkan hadiah bagi para pemenang.

Juara pertama turnamen diraih Aksel Hendrikus dengan hasil tangkapan ikan seberat 40 kilogram dan berhak atas hadiah Rp 15 juta ditambah mesin tempel Yamaha dari PT Jasa Hasjrat Abadi.

Sementara Runner-up digenggam Asmin Adi dengan tangkapan 13,824 kilogram dan membawa pulang Rp10 juta dan juara ketiga, Hidayahtula Latuconsina memperoleh Rp 7,5 juta dengan hasil tangkapan 8,546 kilogram.

Harapan 1 Guntur Tamaela (6,760 kg) Rp 5 juta, harapan 2 Yeremias Tuhumury (6,474 kg) Rp 3 juta, dan harapan 3 Yunus Abraham Siloy (5,586 kg) Rp 2 juta.

Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kegiatan ini, sebagai ajang mempererat persaudaraan masyarakat pesisir.

“Terima kasih kepada panitia dan semua peserta yang telah menunjukkan sportivitas luar biasa. Kegiatan ini berlangsung aman, lancar, dan penuh kegembiraan. Ini bukti bahwa laut bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga sumber persatuan,” ujar Lewerissa.

Ditegaskan, Maluku sebagai daerah kepulauan dengan 92,6 persen wilayah laut dan hanya 7,4 persen daratan, memiliki potensi perikanan yang luar biasa besar.

Namun, ia menyoroti masih adanya kebijakan pusat yang belum berpihak kepada Maluku sebagai daerah penghasil utama ikan nasional.

“Sekitar 37 persen hasil tangkapan nasional berasal dari laut Maluku, tetapi kebanyakan dibawa ke Jawa. Akibatnya, dana bagi hasil tidak terhitung untuk kita. Saya akan terus perjuangkan agar keadilan itu diberikan bagi Maluku,” tegasnya.

Selain lomba mancing, kegiatan ini juga diwarnai dengan program pangan murah untuk masyarakat. Lewerissa menyebut, kegiatan sosial seperti itu penting agar setiap event tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga.

“Dalam setiap kegiatan, harus ada gerakan sosial. Entah itu pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, atau bakti sosial. Supaya kegiatan seperti ini tidak hanya dinikmati peserta, tetapi juga dirasakan masyarakat,” imbaunya.

Ia berharap Lawamena Fishing Tournament dapat menjadi agenda tahunan yang lebih baik ke depan, karena memiliki makna ganda.

Selain olahraga, tetapi juga jadi ajang promosi wisata bahari dan perkuat persatuan dan persaudaraan sebagai orang Maluku. Namun penting keindahan laut harus dijaga.

“Tahun depan kalau bisa, panitia siapkan cold box dan es untuk peserta. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi Maluku,” harapnya.

Lebih lanjut Gubernur juga menyinggung potensi wisata bahari Maluku yang semakin diminati wisatawan mancanegara.

Ia menyebut, kunjungan ke Kepulauan Banda meningkat pesat tahun ini, dan berharap promosi wisata dapat diperluas ke pulau-pulau lain seperti Nusalaut yang memiliki keindahan bawah laut luar biasa.

“Beta bilang, jangan hanya Banda saja yang dikunjungi. Banyak pulau lain yang indah luar biasa. Kita harus promosikan seluruh Maluku. Pa Kadis Pariwisata saya ingatkan hal ini, tolong jadi perhatian serius,” ujarnya.

Orang nomor satu di Maluku itu tak lupa berpesan agar masyarakat menjaga laut dari sampah plastik dan limbah rumah tangga.

“Laut ini indah sekali, tapi kalau kita tidak bisa jaga dari sampah, itu tanda kita belum beradab. Orang primitif pun bisa menjaga alamnya. Jangan buang sampah ke laut, karena tak ada orang mau datang berwisata kalau pantainya kotor,” pesan Gubernur HL. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email