Dukungan Bhayangkari Penting untuk Berikan Pengabdian Terbaik Polri bagi Masyarakat
IMG-20251024-WA0169

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan, dukungan Bhayangkari kepada Polri sangat penting untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Kapolda selaku Pembina Bhayangkari Daerah Maluku saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 tahun di gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Kamis (23/10/25).

Momen itu diwarnai pemberian tanda penghargaan Lencana Bakti Sewindu, Dwiwindu, dan Triwindu kepada Bhayangkari yang dinilai menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam mendukung pengabdian suami kepada institusi Polri.

Serta pemberian tumpeng mini kepada Bhayangkari berprestasi, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kiprah mereka dalam mendukung berbagai kegiatan sosial maupun organisasi.

Kapolda mengaku, tema peringatan HKGB tahun ini sejalan dan selaras dengan tugas Polri, yakni Polri untuk masyarakat.

Sedangkan Bhayangkari berkarya untuk mendukung Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. “Tema ini sangat bagus dan bermakna,” ungkap Kapolda.

Lebih lanjut Kapolda kembali tegaskan keberadaan Polri untuk masyarakat. Dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Masyarakat akuinya, membutuhkan pelayanan Polri yang profesional. Namun untuk menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di tengah tantangan zaman seperti sekarang bukanlah hal mudah.

“Perkembangan teknologi dan digitalisasi, khususnya media sosial, menjadi tantangan tersendiri karena dapat memunculkan bentuk kejahatan baru, meski secara prinsip merupakan kejahatan konvensional,” jelasnya.

Kapolda juga menyoroti pentingnya dukungan seluruh pihak, terutama dari Bhayangkari yang memiliki peran sangat signifikan sebagai pendamping anggota Polri. Manakala tugas Polri yang berat dan penuh risiko akan terasa ringan ketika diimbangi keharmonisan dalam keluarga.

Selain itu Polri, lanjut Kapolda, memiliki keterbatasan sumber daya dan menghadapi banyak dinamika di lapangan. Dukungan penuh dari Bhayangkari sangat penting.

“Rumah menjadi satu-satunya tempat istirahat bagi Bhayangkara sejati. Karena itu, Bhayangkari harus menjadi cooling system, penyejuk bagi keluarga,” pinta Kapolda.

Selain berperan di lingkup keluarga, Bhayangkari juga memiliki peran sosial yang luas di masyarakat. Melalui berbagai kegiatan seperti bakti sosial, kesehatan, bantuan sosial, dan kegiatan kemanusiaan lainnya, Bhayangkari ikut serta membangun citra positif Polri dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Gerakan Bhayangkari mencerminkan wujud nyata keluarga besar Polri. Ketika masyarakat melihat Bhayangkari, maka mereka juga melihat Polri. Karena itu, jaga sikap dan perilaku, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Hindari perilaku hedonisme, jaga kesederhanaan, dan bijak menggunakan media sosial,” tegas Kapolda.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga memberikan pesan khusus kepada seluruh pengurus Bhayangkari agar terus menjaga komunikasi dan solidaritas di setiap tingkatan.

Bhayangkari, tambah Kapolda, memiliki makna “tidak ada bahaya”, yang merepresentasikan kekuatan, kesetiaan, dan ketulusan dalam mendukung tugas suami di institusi Polri.

“Bhayangkari miliki peran ganda, selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai wanita pekerja profesional. Keduanya harus diatur dengan baik agar berjalan selaras. Jadikan organisasi Bhayangkari ini wadah kebersamaan dan persaudaraan yang kokoh, bukan tempat perpecahan. Jaga solidaritas dan semangat kebersamaan,” tutup Kapolda.

Peringatan HKGB yang mengusung tema “Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat” ini dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni, Ketua, wakil ketua serta pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Irwasda dan PJU Polda Maluku, Kapolresta Ambon dan Pp Lease, Pakor Polwan Polda Maluku, Warakawuri dan undangan lainnya. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email