Pentingnya Peran Polri-Bawaslu Wujudkan Demokrasi Adil & Beradab di Maluku
IMG-20251020-WA0278

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan pentingnya peran Polri dan Bawaslu dalam mewujudkan demokrasi yang adil dan beradab.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Komisioner Bawaslu Maluku di ruang tamu Kapolda, Mapolda Maluku, Senin (20/10/25).

Kedatangan Ketua Bawaslu Maluku, Subair bersama sejumlah komisioner diterima hangat Kapolda yang didampingi Direktur Samapta, Direktur Reskrimum, dan Dansat Brimob Polda Maluku.

Ketua Bawaslu datang didampingi sejumlah anggota yaitu Stevin Melay Koordinator Divisi SDMO dan Diklat, Astuti Usman Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, dan Daim Baco Rahawarin Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas.

Kunjungan silaturahmi tersebut dilakukan dalam upaya memperkuat sinergitas antara lembaga penegak hukum dan lembaga pengawas pemilu.

Pertemuan ini diharapkan menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektoral antara Kepolisian dan Bawaslu dalam menghadapi dinamika tahapan Pemilu mendatang

Serta memastikan terciptanya iklim demokrasi yang kondusif, jujur, dan berkeadilan di wilayah Maluku.

Dadang memberikan apresiasi kepada jajaran Bawaslu atas kunjungan silaturahmi dan audiensi tersebut.

Ia menegaskan, Polri dan Bawaslu memiliki peran sangat vital dalam menjaga tatanan demokrasi yang sehat dan beradab di Indonesia, khususnya di wilayah Maluku.

“Tugas kita ini sangat penting untuk mewujudkan demokrasi yang adil dan beradab. Karena itu, kita yang mengemban amanah di dalam sistem ini harus benar-benar melaksanakan tugas secara amanah dan profesional sesuai tupoksi masing-masing,” tegasnya.

Kapolda menekankan kolaborasi dan koordinasi antara Polri dan Bawaslu menjadi kunci utama menghadapi tantangan dinamika politik dan sosial yang mungkin muncul menjelang pelaksanaan Pemilu.

Irjen Dadang juga mengingatkan pentingnya kesiapan tugas sejak dini agar setiap tahapan demokrasi dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Pemilu selanjutnya memang masih cukup lama, tetapi rentang waktu yang ada harus kita manfaatkan untuk mempersiapkan segala sesuatu dengan matang. Koordinasi dan komunikasi yang baik antara Polri dan Bawaslu adalah modal utama dalam menjaga demokrasi yang seadil-adilnya,” jelasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Maluku Subair menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Kapolda beserta seluruh jajaran atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

Subair mengaku, sinergi antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan dalam Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) telah menunjukkan hasil yang positif.

Melalui koordinasi yang solid, kata Dia, berbagai potensi pelanggaran pidana Pemilu dapat ditangani dengan cepat, tepat, dan tuntas tanpa menimbulkan sengketa berarti.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik, pelaksanaan Pilkada dan Pemilu di Maluku dapat berlangsung satu putaran tanpa ada gugatan yang signifikan. Selain itu, pengamanan yang diberikan jajaran Polri juga sangat luar biasa, sehingga seluruh agenda demokrasi berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Subair.

Ia juga mengaku saat ini Bawaslu tengah fokus pada dua agenda penting, yaitu pemutakhiran data pemilih dan pendidikan pemilih partisipatif, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran politik masyarakat yang lebih matang dan berintegritas.

“Kami berharap kerjasama yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat. Target kita bersama adalah menghadirkan pemilu yang bersih, bermartabat, dan tanpa praktik kecurangan di masa yang akan datang,” tambahnya.

Pertemuan berjalan santai dan penuh keakraban yang diwarnai semangat kebersamaan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan. Ini menjadi momentum penting untuk memperteguh komitmen kedua institusi dalam mengawal tegaknya demokrasi dan supremasi hukum di Maluku.

Sinergi antara Polri dan Bawaslu diharapkan terus terjaga dan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan menjelang penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada mendatang.

“Kita harus terus perkuat sinergitas, meningkatkan profesionalisme, dan menegakkan integritas demi terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat,” pungkas Kapolda. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email