100 Personil Brimob Maluku Dikirim BKO ke Papua
IMG-20251018-WA0013

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto memimpin upacara pemberangkatan personel Satuan Brimob Polda Maluku Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua.

Sebanyak 100 personel Brimob ini secara resmi dilepas Kapolda di Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Jumat (17/10/25) sore.

Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol. Imam Thobroni dan para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku dalam pelepasan personil tersebut.

Ratusan personel Brimob itu akan ditugaskan dalam Satgas Operasi Amole II tahun 2025 di wilayah Papua. Operasi ini bagian dari pengamanan objek vital nasional di area PT Freeport Indonesia.

Dalam amanatnya, Kapolda bangga dan memberi apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pimpinan Polri kepada Satuan Brimob Polda Maluku untuk kembali terlibat dalam operasi berskala nasional.

“Pimpinan Polri memberi kepercayaan besar kepada kita. Ini bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme Brimob Polda Maluku yang telah terbukti dalam berbagai penugasan sebelumnya,” kata Kapolda.

Operasi Amole II tahun 2025, akuinya, merupakan tugas strategis yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual.

“Tugas ini bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kehormatan institusi dan membawa nama baik Polda Maluku. Kita harus hadir memberi rasa aman bagi masyarakat serta mendukung kelancaran kegiatan di kawasan PT Freeport Indonesia,” ungkapnya.

Dirinya mengingatkan, setiap penugasan operasi memiliki risiko dan tantangan tersendiri, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis dan sosial yang unik.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan profesionalisme seluruh personel. “Kenali wilayah tugas, jaga sikap, dan pahami dinamika masyarakat setempat. Jangan mudah terprovokasi dan tetap fokus pada misi utama yaitu menjaga keamanan dan ketertiban,” tegasnya.

Kepada ratusan personel BKO, Kapolda Maluku juga menitipkan enam pesan penting untuk selalu dijalankan. Pertama, tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta biasakan berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas.

Kedua, gunakan dan jaga peralatan dengan baik sesuai dengan kemampuan yang telah dilatihkan.

Ketiga, pahami karakter wilayah penugasan dan jaga perilaku agar tidak melakukan pelanggaran.

Empat, laksanakan koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya untuk efektivitas tugas.

Kelima, ciptakan rasa aman di wilayah penugasan dan bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun pemberitaan di media.

Enam, jaga kesehatan fisik dan mental, serta laksanakan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

Seluruh personel juga diminta untuk selalu menjaga kehormatan institusi dan pulang dalam keadaan lengkap serta selamat.

“Satu SSK berangkat 100 orang, maka harus kembali 100 orang juga tanpa kurang satu pun. Jaga diri, jaga nama baik Polri, Korps Brimob, dan Polda Maluku. Brimob Maluku harus terus bikin bae!” tegasnya penuh semangat. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email