Klinik Mata Ambon-Vlissingen Siap Tumbuh Jadi Faskes Hijau & Modern
IMG-20251016-WA0037

AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama UPTD Klinik Mata “Ambon Vlissingen” (AV) bersinergi menyiapkan pembangunan gedung baru Klinik Mata yang lebih modern, representatif, dan ramah lingkungan dengan mengusung konsep green building.

Rencana ambisius ini terungkap saat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, bersama Wakil Walikota Ely Toisuta dan jajaran Pemkot meninjau langsung fasilitas pelayanan di UPTD Klinik Mata Ambon Vlissingen, Kamis (16/10/25).

Dalam kesempatan itu, mereka juga mendengarkan presentasi Kepala UPTD Klinik Mata AV, Dr. Daniel J Siegers, Sp.M, terkait arah pengembangan layanan dan rencana pembangunan gedung baru.

“Kami ingin memastikan masyarakat Ambon mendapat pelayanan kesehatan mata yang terbaik. Karena itu, klinik ini perlu dikembangkan menjadi fasilitas yang lebih representatif dan berkonsep modern,” ujar Walikota.

Menurutnya, penerapan konsep green building menjadi langkah maju dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.

“Gedung baru ini akan mengedepankan pencahayaan alami, pengelolaan limbah medis modern, dan penggunaan peralatan canggih. Kami ingin klinik ini menjadi contoh penerapan konsep hijau di Kota Ambon,” jelas Wattimena.

Menariknya, pembangunan ini tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ambon. Proyek tersebut akan direalisasikan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Pembangunan akan gunakan skema KPBU. Artinya, pendanaan berasal dari investor, dan pembayarannya dilakukan secara bertahap dari pendapatan klinik. Targetnya, mulai dikerjakan pada tahun 2026,” ungkap Walikota.

Ia juga menegaskan, lahan di bagian belakang klinik saat ini sudah cukup untuk pembangunan gedung baru. Baginya, inovasi seperti ini jadi kunci dalam mengatasi keterbatasan fiskal daerah tanpa mengorbankan pelayanan publik.

“Dengan kreativitas dan kolaborasi, pembangunan tetap bisa berjalan walau anggaran terbatas. Inilah bentuk efisiensi dan inovasi Pemkot,” tegasnya.

Walikota menambahkan, pengembangan klinik lebih difokuskan pada peningkatan kualitas dan ragam pelayanan ketimbang perubahan status kelembagaan.

“Bukan soal menaikkan status, tapi soal memperluas jenis pelayanan. Fasilitasnya lebih baik, pelayanannya lebih cepat, dan konsepnya lebih modern,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Klinik Mata Ambon Vlissingen, Dr. Daniel Siegers, mengungkapkan, tahun depan klinik menargetkan penambahan sejumlah layanan baru, termasuk operasi retina yang selama ini masih dirujuk ke luar daerah.

“Kami sedang siapkan layanan operasi retina yang ditargetkan bisa dilakukan di Ambon. Harapannya, layanan ini segera mendapat persetujuan BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Selain memperluas layanan, klinik juga tengah mempersiapkan pembangunan gedung baru berkonsep green building lengkap dengan ruang tunggu yang nyaman, ruang rawat modern, dan layanan UGD 24 jam.

“Kami juga menambah tenaga ahli. Saat ini beberapa dokter mata sedang menempuh pendidikan lanjutan dan diharapkan kembali tahun depan,” tambah Siegers.

Klinik Mata Ambon Vlissingen sendiri telah menjadi rujukan utama masyarakat Maluku, melayani ribuan pasien setiap tahun, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Dengan tingkat keberhasilan operasi katarak yang tinggi, klinik ini berperan besar dalam menurunkan angka kebutaan di wilayah Maluku.

“Risiko medis pasti ada, tetapi sebagian besar operasi berjalan sukses. Yang terpenting, masyarakat bisa kembali melihat dunia dengan jelas,” tutupnya.

Pembangunan klinik berkonsep hijau ini kedepan diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi layanan kesehatan di daerah, sekaligus mempertegas komitmen Ambon menuju kota yang sehat, berkelanjutan, dan inovatif. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email