
AMBON,Nunusaku.id,- Setelah tiga hari rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Pemilu 2024 untuk Kota Ambon, Ketua KPU Provinsi Maluku Syamsul Rifan Kubangun akhirnya mengesahkan hasil pemilihan legislatif (Pileg) DPRD Provinsi, DPD-RI, DPR-RI dan Presiden-Wakil Presiden dapil Maluku 1 (Kota Ambon), Selasa (12/3) dini hari.
Khusus rekapitulasi hasil Pileg DPRD provinsi, dari 9 kursi yang diperebutkan di daerah pemilihan (dapil) Maluku 1, komposisinya terbagi merata. Artinya, tak ada yang akan mendapat dua kursi.
Namun dapat dipastikan ada enam (6) orang incumbent atau petahana DPRD Provinsi Maluku yang masih akan bertahan di Baileo Rakyat Karang Panjang-Ambon hingga lima tahun kedepan, 2024-2029 karena menjadi pemenang di internal dengan akumulasi terbanyak.
Keenamnya ialah Johan Lewerissa dari Gerindra, Lucky Wattimury dari PDI Perjuangan, Richard Rahakbauw dari Golkar, Edison Sarimanella dari Hanura, Rovik Akbar Afifudin dan Rostina dari PKS.
Lewerissa mampu menjadi pendulang suara terbanyak di Dapil dengan 12.805 suara dan mengantarkan Gerindra raih akumulasi tertinggi dibanding partai lain dengan 20.411 suara.
Sementara Lucky Wattimury walau suaranya tak signifikan seperti dua Pileg sebelumnya, namun dengan 4.043 suara dan akumulasi PDI Perjuangan dengan 17.632 suara sudah cukup pertahankan kursinya di DPRD Maluku.
Adapun politisi kawakan Golkar, Richard Rahakbauw yang akrab disapa RR masih digdaya dengan raihan 9.587 suara, dengan akumulasi 15.634 suara partai. Edison Sarimanella juga sukses meraih 6629 suara dengan 14.057 akumulasi suara Hanura.
Sejalan dengan empat rekannya, Rovik Akbar Afifudin menjawab isu “akan dihabisi” oknum pejabat teras di Maluku dengan menunjukkan kemampuannya di Kota Ambon dan meraih suara signifikan 11.680 suara, akumulasi partai 14.189.
Rostina PKS menjadi satu-satunya incumbent perempuan yang dominan di Dapil dan tetap bertahan di Karang Panjang setelah meraih 6955 suara, dengan akumulasi 18.771 suara partai.
Sedangkan dua Srikandi yang juga petahana, Elviana Pattiasina dari Demokrat dan Ayu Hasanussi yang di Pileg 2024 calon dari partai Gelora harus menelan pil pahit karena gagal.
Walau suara keduanya siginifikan, namun akumulasi suara partai Demokrat dan Gelora kalah jauh dari partai lain. Elviana dengan 5.494 suara, akumulasi suara partai 8.434 dan Ayu 4.299 suara dengan 7.809 suara partai.
Keduanya akan digantikan dua Srikandi lain dari NasDem Rimaniar Hetharia dan PAN Nita Bin Umar, isteri Sekda Maluku yang juga pendatang baru. Rimaniar orang baru di dunia politik Maluku, berhasil meraih 6299 suara dengan 15.301 suara akumulasi partai.
Sementara Nita mampu mendulang suara signifikan 11.859 dengan akumulasi suara partai 14.540. Satu kursi terakhir menjadi milik politisi PKB yang saat ini anggota DPRD Kota Ambon, Ary Sahertian dengan meraih 6027 suara, akumulasi suara partai 10.753.
Menariknya, akumulasi suara PKB hanya berselisih tipis 29 suara dengan Perindo yang digawangi politisi ternama, Robby Gaspersz dengan 10.724 suara.
Untuk Pileg DPRD Provinsi Maluku dapil Maluku 1 (Kota Ambon), suara sah 189.023, suara tidak sah 9620, dengan total suara sah dan tidak sah berada di angka 198.643. (NS)



