Polisi Harus Jadi Penetralisir Konflik di Lapangan
IMG-20251005-WA0017

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengingatkan personel Dit Samapta dan Dit Tahti bahwa kehadiran mereka sangat dibutuhkan masyarakat untuk menetralisir gangguan Kamtibmas yang akan terjadi maupun tengah bergejolak.

“Saya ingin ingatkan kembali. Kalian adalah Polisi tugas umum. Kehadiran kalian sangat dibutuhkan masyarakat, kalian yang menetralisir situasi di lapangan saat akan terjadi masalah,” tandasnya saat memberi arahan kepada personel Dit Samapta dan Dit Tahti di lapangan apel Dit Samapta Polda Maluku, Tantui-Ambon, Jumat (3/10/25).

Dalam penyampaian pengarahan, Kapolda didampingi Karo Logistik, Direktur Samapta, Direktur Tahti, Kabag RBP Biro Rena dan Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.

Seluruh personel Polda Maluku ditekankan agar wajib menanamkan sikap profesionalisme dalam menjalankan tugas. Sebab, masyarakat saat ini memiliki harapan yang tinggi terhadap Polri.

“Kehadiran kalian ditengah masyarakat dengan senyum adalah wujud dari profesionalisme dan masyarakat akan sangat bangga dengan sosok Polisi yang demikian,” ungkapnya.

Sebaliknya, lanjut Kapolda, orang-orang yang bermental penjahat akan menganggap Polisi sebagai penghambat mereka dalam menjalankan aksi kejahatan.

“Laksanakan tugas dengan baik dan ikhlas sebab kehadiran kalian ditengah masyarakat wujud kehadiran negara.  Maka tampilkan wajah kalian yang simpatik dan menaungi baik dalam tugas patroli, mengamankan kegiatan masyarakat dan sebagainya,” pintanya.

Saat menjalankan tugas, Kapolda kembali ingatkan pentingnya memberikan pengamanan kepada masyarakat.

“Tunjukkan sifat mengayomi dan melindungi kalian agar kehadiran kita selalu dinantikan masyarakat namun bagi mereka yang akan melakukan tindakan kekerasan dan melawan hukum dan aturan maka lakukanlah tindakan tegas terukur sesuai SOP yang kita miliki,” tegasnya.

Dalam bertindak melakukan pengamanan, Kapolda juga meminta setiap personel agar dapat mengedepankan hak asasi manusia. Menurutnya, setiap tindakan yang diawali dengan baik akan berakhir baik.

“Wujud profesional kita diukur dari kesabaran dan ketenangan kita menghadapi setiap permasalahan,” katanya.

Mantan Ketua STIK Lemdiklat Polri ini juga menekankan pentingnya setiap personel dapat mengendalikan diri saat bertugas di lapangan.

“Ketika kita tidak sabar dan emosi meluap, maka logika fikiran kita pun tidak akan bekerja dengan baik, dan ketika itu terjadi maka kita tidak dapat bertindak dengan baik dan saat itulah kita tidak profesional,” jelasnya.

Kapolda mengingatkan setiap personel agar dapat menjaga nama baik Polri dan Negara. Sebab di seragam yang dipakai, ada lambang Polri dan negara yang dibawa kemana-mana.

“Tugas Kepolisian adalah tugas mulia. Kalau kita ingin mengajak masyarakat untuk menjadi baik, maka kita yang harus baik dulu, berikan contoh terbaik dulu kepada masyarakat,” pungkas Dadang. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email