
AMBON,Nunusaku.id,- Suasana hangat penuh kebersamaan dan kekeluargaan menyelimuti kediaman Gubernur Maluku di kawasan Mangga Dua Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Jum’at (3/10/25).
Itu terjadi kala sang empunya rumah, Gubernur Hendrik Lewerissa menjamu Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf dan para petinggi PKS Maluku.
Kehangatan itu telah terasa ketika Presiden PKS tiba di Mangga Dua dan langsung menyapa Gubernur yang telah menanti di depan pintu dengan berbaju serba putih-putih khas warna PKS.
“Pa Hendrik, selamat jumpa kembali. Sudah lama tidak bertemu yah,” ujar Almuzzammil yang diikuti pelukan hangat dan dibalas pelukan serta senyum dari Lewerissa. “Selamat datang pa Presiden PKS, sahabat saya,” sambung Gubernur.
Kehangatan berlanjut saat jamuan makan siang. Presiden PKS yang ditemani Ketua DPW PKS Maluku, Fachry Husni Alkatiri, Wakil Ketua DPRD Maluku Asis Sangkala, Wakil Bupati Buru Sudarmo dan Wakil Walikota Tual Amir Rumra menikmati santapan yang disediakan Gubernur.
Sesekali baik Gubernur maupun Presiden PKS terlibat diskusi ringan soal Maluku, terutama soal perjuangan orang nomor satu di Bumi Raja-raja itu untuk menggoalkan Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan.
“Saya kagum dengan Presiden PKS yang menjadikan Maluku sebagai daerah kunjungan pertama diluar pulau Jawa khusus Indonesia Timur,” sebut Lewerissa.
Gubernur mengaku, dirinya dan PKS bukanlah orang baru. Kedekatan itu sudah seperti keluarga. Bahkan banyak kader PKS di Jakarta yang dikenal, baik politisi, akademisi maupun pebisnis.
“Saya kagum dengan kader PKS yang terkenal loyalitas dan kesetiaannya. Seperti pesan pa Presiden Prabowo di tiap kesempatan, kalau mau belajar soal pengelolaan partai, belajarlah di PKS,” sebut Gubernur.
Di depan Presiden PKS, Gubernur juga tak sungkan mengaku, bahwa Maluku sangat kaya dengan sumber daya alam (SDA).
Namun dilain sisi masih menjadi daerah termiskin keempat di Indonesia. Ini sebuah paradoks yang sulit dihindari dan karenanya menjadi tantangan bagi pemerintah Maluku hari ini.
Walau begitu, Gubernur tegaskan, tetap bertekad terus berjuang sesuai batas kemampuan selaku pemerintah daerah provinsi dan Kabupaten/Kota bersama para wakil rakyat untuk mensejahterakan masyarakat Maluku.
“Kami tetap berjuang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Mendatangkan investasi di Maluku. Karena daerah ini kaya dan perlu investor masuk untuk kelola, namun harus secara etis dan bertanggungjawab,” akunya.

Bagi Gubernur, pendekatan itu merupakan bentuk investasi inklusif yang tujuan akhir harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah. Tidak boleh sebaliknya, menimbulkan kehancuran di masyarakat.
Lebih lanjut Gubernur HL pun menilai, kehadiran Presiden PKS adalah anugerah bagi Maluku. Sebab hal ini sejalan dengan banyak perjuangan pemerintah di pusat yang masih harus ekstra keras terutama perjuangan RUU Daerah Kepulauan.
Tagal itu, Gubernur harapkan ada dukungan politik dari fraksi PKS di DPR-RI terhadap perjuangan Maluku. Sebab mesti ada perlakuan khusus dari negara terhadap daerah Kepulauan.
“Tidak boleh daerah Kepulauan disamakan dengan Pulau Jawa sebab kami miliki karakteristik yang berbeda. Dengan perlakuan khusus itu melalui lahirnya RUU, bisa memacu peningkatan ekonomi Maluku sehingga bisa sama, sejajar dengan provinsi lain,” harap Lewerissa.
Gayung bersambut, Presiden PKS menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang diusung Gubernur.
Dirinya lantas menginstruksikan anggota DPR-RI dari PKS agar membantu Gubernur berjuang bersama dalam memperjuangkan nasib daerah kepulauan dengan menggoalkan RUU.
“Cerita tentang RUU Kepulauan memang belum selesai di Baleg. Saya sarankan teman-teman PKS lintas fraksi bersama pakar kampus merumuskan narasi RUU ini, sehingga daerah kepulauan benar-benar mendapat penguatan,” ujarnya.
Ia memastikan dukungan penuh fraksi PKS, termasuk Saidah Uluputty (Anggota DPR RI Dapil Maluku) di Badan Legislasi DPR RI, agar berkolaborasi dengan fraksi Gerindra memperjuangkan RUU Kepulauan.
“Mudah-mudahan daerah kepulauan nanti dipimpin asosiasi oleh Pak Hendrik. Ini momentum. Kami insya Allah sangat mendukung,” tambahnya.
Ia menitipkan Maluku untuk terus diperjuangkan melalui sinergi pusat dan daerah.
“Saya titipkan Maluku ke teman-teman PKS agar berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Pusatnya di DPR RI, agar RUU Kepulauan benar-benar gol,” pungkasnya. (NS)






