Apresiasi Operasi Bedah Jantung Perdana, Menkes: Gubernur HL Berhasil Tingkatkan Layanan Kesehatan di Maluku
IMG-20251003-WA0015

AMBON,Nunusaku.id,- Sejarah baru layanan kesehatan kembali tercatat di Maluku. Untuk pertama kalinya, RSUP dr. J. Leimena berhasil lakukan operasi bedah pintas arteri koroner (coronary artery bypass graft/CABG) secara paripurna, bekerjasama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, Jumat (3/10/25).

Kesuksesan operasi jantung perdana ini bertepatan dengan momen Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin yang berkunjung ke RSUP Leimena. Menkes Budi ditemani Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Keduanya melakukan side visit ke ruang operasi jantung (OK Jantung) dan Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU) untuk menjenguk dua pasien pascaoperasi, yakni Kus Hartono (73), dan Jon Muskita (43).

Menkes Budi mengungkapkan rasa bangga atas capaian Maluku sebagai provinsi ke-28 di Indonesia yang mampu melakukan operasi bedah jantung paripurna.

“Ternyata di Ambon, di zaman Pak Gubernur Hendrik Lewerissa, dengan dukungan semua RS, bisa melakukan pelayanan kesehatan yang tidak kalah dengan Surabaya. Jadi, yang operasi jantung tidak perlu ke Jawa, cukup di Ambon saja,” ujar Budi.

Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Maluku yang dinilai berhasil berkoordinasi dan berinovasi dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah kepulauan.

Sementara, Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi tinggi atas kerjasama RSUP Leimena dengan RSJPD Harapan Kita.

“Saya bersama Pak Menteri berada di RSUP Leimena, mendampingi pasien yang baru selesai operasi bedah jantung. Operasi ini berhasil, sehingga masyarakat Maluku tidak perlu lagi keluar daerah untuk berobat. Cukup di Ambon, semua sudah bisa dilakukan,” tegas Gubernur.

Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan momentum bersejarah karena sejak Indonesia merdeka, baru kali ini tindakan medis besar seperti bedah jantung dilakukan di Maluku.

Gubernur juga mengimbau masyarakat menjaga pola hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung.

Pesan haru datang dari Kus Hartono, salah satu pasien pascaoperasi.

“Sakit jantung saya ini akibat makanan berminyak dan rokok. Saya berharap masyarakat bisa mengurangi bahkan berhenti. Kalau mau berobat, tidak perlu jauh ke Jawa, cukup di Ambon. Pelayanan di sini representatif dan sangat baik,” ucapnya, sembari menyampaikan terima kasih kepada Gubernur, Menteri, serta tim medis RSUP Leimena dan RSJPD Harapan Kita.

Keberhasilan operasi jantung perdana ini menandai langkah maju sistem pelayanan kesehatan di Maluku, sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan layanan spesialis tanpa harus keluar daerah. (NS)

Views: 75
Facebook
WhatsApp
Email