Nelayan Tual yang Hilang Dihantam Gelombang di Perairan Pulau Bair Ditemukan Selamat
IMG-20250925-WA0005

AMBON,Nunusaku.id,- Tim SAR gabungan berhasil menemukan Abas Rahayaan (57) nelayan asal Kota Tual yang hilang kontak di Perairan Pulau Bair Maluku Tenggara (Malra), Rabu (24/9).

Cuaca buruk yang terjadi di perairan Maluku dan sekitarnya termasuk perairan Maluku Tenggara hampir saja memakan korban.

Pasalnya, Abas dan dua rekan nelayan yang sedang dalam perjalanan kembali setelah melaut di sekitar Perairan Pulau Bair, dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Akibatnya, ketiga mereka bersama longboat masing-masing ikut terbawa arus ganas lautan. Beruntung dua rekan Abas tiba dengan selamat di Kota Tual.

Namun tidak dengan Abas dan longboat miliknya yang terpisah dan hilang kontak saat cuaca buruk terjadi.

Laporan kejadian itu pun diterima Pos SAR Tual dari Sekretaris Desa Pulau Bair Bpk Mesak. Sekitar pukul 12.30 WIT, tim SAR gabungan dikerahkan menggunakan Rigit Inflatable Boat menuju lokasi kejadian pada koordinat 5°24’54.14″ S – 132°43’5.39″ E, jarak -+ 15 Nautical Mile, dan Heading 355° arah Utara dari Pos SAR Tual.

Setelah dilakukan pencarian selama dua jam, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan selamat dengan jarak -+ 6,52 Nautical Mile dari lokasi kejadian awal.

“Korban kemudian dievakuasi menuju Kota Tual guna diserahkan kepada pihak keluarga,” tandas Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, Rabu (24/9).

Menurut Arafah, laporan awal diterima, ketiga nelayan dengan masing-masing longboat pergi melaut sejak Senin sore dari Tual menuju spot fishing disekitar Perairan Pulau Bair.

Dua hari kemudian saat hendak kembali ke Tual, dalam perjalanan mereka dihantam cuaca buruk dan tinggi gelombang. Dua longboat berhasil tiba di Tual tapi satu unit longboat tidak.

“Alhamdulillah setelah dilakukan pencarian ole tim SAR gabungan Rabu siang hingga Sore, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi ke Tual,” pungkasnya. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email