
AMBON,Nunusaku.id,- Sejak dipimpin Gubernur Hendrik Lewerissa (HL) medio Februari 2025 lalu, geliat tamu kehormatan hingga jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih datang ke Provinsi Maluku terus mengalir.
Menjadi bukti nyata betapa figur seorang HL memang memiliki networking yang luas, kemampuan melobi dan tekadnya melakukan “Transformasi Maluku” dimulai dari satu langkah kecil menuju harapan lebih besar bagi tanah dan masyarakat yang dicintainya.
Terkini, dipastikan besok, Rabu 24 September 2025, Maluku khususnya ibukota Provinsi, Kota Ambon, akan dikunjungi orang nomor dua di Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yaitu Wakil Menteri Rohmat Marzuki.
Rohmat, Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) yang belum lama dilantik Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja untuk pertama kalinya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda nasional untuk memperkuat sektor kehutanan, lingkungan, serta pemanfaatan hasil hutan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia.
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Maluku, Kasrul Selang menjelaskan, rombongan Wamenhut akan tiba di Bandara Internasional Pattimura Ambon sekitar pukul 10.15 WIT setelah bertolak dari Ternate, Maluku Utara.
Setiba di Ambon, Wamen Rohmat bakal disambut Gubernur Hendrik Lewerissa dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku dengan iringan tarian tradisional dan pengalungan Syal.
Setelah beristirahat sejenak di VIP Room bandara, agenda pertama Wamenhut adalah menghadiri kegiatan di Pelabuhan Yos Sudarso, untuk pelepasan ekspor getah damar dan rempah-rempah asal Maluku. Komoditas ini jadi salah satu kebanggaan daerah yang punya nilai strategis di pasar internasional.
Selepas di pelabuhan, rombongan akan bergerak menuju Desa Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon untuk membuka pameran produk alam masyarakat, menyerahkan bibit tanaman, serta mengikuti prosesi tradisional pemanenan air pohon aren.
“Agenda kunjungan Wamen juga akan diselingi pelepasan satwa endemik Pulau Ambon ke habitat aslinya. Prosesi ini menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kelestarian ekosistem Maluku,” jelas Kasrul kepada awak media, Selasa (23/9).
Mantan Sekda Maluku itu menegaskan, rangkaian kunjungan ini menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap potensi kehutanan dan lingkungan di Maluku.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberi dorongan baru bagi pengelolaan hasil hutan, pengembangan komoditas unggulan, dan pelestarian alam Maluku secara berkelanjutan,” tambahnya.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Wamenhut akan kembali ke Jakarta melalui Bandara Pattimura pada sore hari dengan menumpangi pesawat komersil Garuda Indonesia. (NS)

