Terkesan Semangat Persaudaraan, Kapolda Ajak Mahasiwa UKIM Jadi Agen Perdamaian-Bijak Digital
IMG-20250919-WA0003

AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto mengapresiasi semangat kekeluargaan yang terbangun di lingkungan Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), yang mana ini adalah aset penting dalam menjaga harmoni sosial di Maluku.

Atensi itu disampaikan Kapolda saat  memberikan kuliah umum di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) Ambon, Rabu (17/9).

Kegiatan ini disambut antusias civitas akademika UKIM dan diharapkan menjadi awal sinergi positif antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian.

“Saya sangat terkesan dengan semangat persaudaraan yang ditunjukkan di UKIM. Ini pondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera, terlebih di Maluku yang memiliki sejarah konflik sosial di masa lalu,” ujarnya.

Dadang juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan intelektual, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.

Ia menekankan pentingnya menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap penyebaran informasi.

“Era digital saat ini memungkinkan kita mendapatkan informasi hanya dalam hitungan detik. Namun, hal ini juga menuntut kita untuk bijak menyikapi informasi, terutama di media sosial. Kebebasan berpendapat tetap harus diiringi dengan kesadaran atas batasan etika dan hukum,” tegasnya.

Jenderal Bintang Dua bergelar Profesor itu ingatkan, penyalahgunaan media sosial dapat menimbulkan konflik baru jika tidak dikelola dengan baik.

“Terlebih, dalam konteks Maluku yang memiliki potensi kerawanan sosial, kesadaran digital menjadi salah satu kunci mencegah terulangnya perpecahan,” ingatnya.

Selain itu, Irjen Dadang juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Maluku memiliki potensi besar dalam sektor tambang, perikanan, dan kehutanan, namun membutuhkan iklim investasi yang kondusif.

“Ketika keamanan terjaga, maka investor akan datang. Dan ketika investor datang, pembangunan akan berjalan. Oleh karena itu, mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi pelopor dalam menjaga perdamaian dan persatuan di tengah masyarakat,” katanya.

Tak kalah penting, pesan Kapolda, agar mahasiswa “Kampus Orang Basudara” itu menjauhi hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka, seperti narkoba, kekerasan antar kelompok, dan paham radikal.

“Jadilah generasi kuat, cerdas, dan tahan terhadap godaan yang dapat merusak masa depan. Kalian harapan bangsa. Mari kita jaga Maluku bersama, dalam semangat persaudaraan yang kokoh,” pungkasnya. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email