KAMMI Puji Hendrik Lewerissa; Gubernur Maluku Pertama yang Membersamai Agenda Internal
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Hendrik Lewerissa (HL) mendapat apresiasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Pasalnya, HL merupakan Gubernur pertama di Maluku yang hadir dalam agenda internal KAMMI selama 27 tahun eksis.

Apresiasi itu disampaikan Ketua KAMMI Maluku, Amin Fidmatan saat pelantikan dan pembukaan rapat kerja daerah (Rakerda) KAMMI Cabang Ambon di Grand Avira Hotel, Sabtu (23/8).

“Dari era kepemimpinan Gubernur sebelumnya, ini Gubernur Maluku pertama yang hadir di agenda internal membersamai pengurus dan kader KAMMI. Karenanya, kita perlu memberi apresiasi,” tandas Amin.

Tak hanya itu, Amin juga perlu mengapresiasi gerak cepat Gubernur HL yang meski baru enam (6) bulan memimpin, tetapi telah berjuang secara luar biasa ke pemerintah pusat (Pempus) untuk kepentingan Maluku.

Salah satunya terkait regulasi sektor perikanan dan kelautan yang sangat merugikan Maluku. Padahal, laut Maluku kaya, yang seharunya bisa jadi income untuk menunjang pembangunan daerah.

“Terutama bagaimana ketika KAMMI lakukan aksi bersama kelompok Cipayung plus, beliau menerima aspirasi kami dan menindaklanjuti secara cepat. Bertemu Dirjen Perikanan Tangkap dan protes atas ketidakadilan regulasi bagi Maluku, serta mendesak aturan mengenai penangkapan ikan terukur dicabut,” beber Amin.

Maluku sebutnya, tentu bangga memiliki Gubernur seorang Hendrik Lewerissa yang visioner. Kebanggaan itu jualah yang membuat KAMMI yakin kedepan Maluku akan menjadi etalase di Kawasan Timur Indonesia. Walau tidak bisa dipungkiri banyak persoalan klasik masih ada.

Dibalik apresiasi itu, tambah Amin, KAMMI Maluku khususnya akan tetap memainkan perannya sebagai mitra kritis pemerintah terhadap berbagai kebijakan yang tidak pro rakyat, selain menjadi mitra strategis.

“Selain sebagai organisasi kader, KAMMI juga organisasi gerakkan. Menjadi sosial control masyarakat. Kita tinggalkan image OKP tukang demo. Kita mesti tempatkan posisi bahwa kebijakan yang tidak berorientasi pada rakyat harus kritis disertai solutif. Sebaliknya, jika ada keberhasilan, patut diapresiasi,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Gubernur HL berharap, KAMMI Ambon dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen pemuda dan mahasiswa.

Juga sebagai tempat bertukar pikiran, merumuskan ide-ide kreatif dan menggerakkan aksi-aksi nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Gubernur juga menyinggung tantangan terbesar yang akan dihadapi dalam pembangunan kedepan, terutama dalam konteks pergeseran sosial, ekonomi dan politik yaitu peningkatan kapasitas ekonomi kreatif, peningkatan ketrampilan, perluasan jaringan pelaku ekonomi, fasilitasi aspirasi organisasi kepemudaan, peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan sosial.

“Menjadi tanggungjawab KAMMI untuk berperan sebagai perekat persatuan bangsa, menciptakan pola baru dalam rangka membangun karakter anak-anak bangsa yang lebih maju,” pinta orang nomor satu di Maluku itu.

Diketahui, pelantikan dan pembukaan Rakerda KAMMI Kota Ambon itu turut dihadiri anggota DPR-RI dapil Maluku, Saadiah Uluputty, ketua umum PP KAMMI Ahmad Jundi Khalifatulah, wakil ketua DPRD Maluku Asis Sangkala, Walikota Ambon Bodewin Wattimena serta Wakapolres Ambon AKBP Nur Rahman. (NS)

 

 

 

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email