Buka Muswil IDI Maluku, Gubernur: Dokter Garda Terdepan Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
IMG-20250823-WA0021

AMBON,Nunusaku.id,- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan, profesi dokter bukan sekedar pekerjaan melainkan sebuah panggilan mulia yang berlandaskan pada hati nurani untuk menolong dan melayani sesama.

“Para dokter adalah garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tandas Gubernur saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku periode 2022-2025 di lantai VI Kantor Gubernur Maluku, Sabtu (23/8).

Dikatakan, peran IDI di daerah ini sangatlah penting dan menjadi komitmen pemerintah agar pelayanan kesehatan pada masyarakat bisa terlaksana dengan baik.

“Peran besar IDI Maluku yang telah mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat menurunkan angka stunting dan penyakit lainnya di daerah ini,” sebut Lewerissa.

Muswil IDI Maluku tahun 2025 ini mengangkat tema “mengabdi untuk kesehatan bangsa, adalah panggilan hati nurani” sejalan dengan visi pembangunan kesehatan nasional.

Menurut Lewerissa, tema ini sangat relevan dengan kondisi Provinsi Maluku yang menghadapi tantangan geografis berupa Kepulauan, yang membuat distribusi tenaga medis dan akses layanan kesehatan belum merata.

Meski demikian, Gubernur HL optimis, semangat pengabdian para dokter di Maluku melalui IDI dapat menjawab tantangan dan keterbatasan tersebut.

“Saya percaya, dengan dedikasi luar biasa, para dokter mampu hadir membawa harapan dan pelayanan kesehatan yang layak bagi seluruh rakyat Maluku hingga ke pelosok-pelosok desa,” tegasnya.

Gubernur juga mengapresiasi kontribusi nyata IDI Maluku dalam mendukung program-program kesehatan daerah, khususnya upaya penurunan angka stunting, pencegahan penyakit menular, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Ia berharap Muswil ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara IDI dan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Forum ini bukan sekadar musyawarah rutin, tetapi ruang strategis untuk merumuskan ide-ide inovatif dan solusi konkret bagi masalah kesehatan di Maluku. Pemerintah provinsi siap mendukung penuh langkah-langkah IDI,” tandasnya.

Lebih lanjut Gubernur HL mengajak seluruh dokter untuk terus mengedepankan nilai pengabdian, profesionalisme, dan semangat kemanusiaan.

“Mari kita jadikan musyawarah ini sebagai tonggak untuk mewujudkan generasi Maluku yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Semua demi Maluku pung bae,” kunci Lewerissa.

Sementara, Ketua Umum PB IDI, Dr.dr. Slamet Budiarto katakan, keberadaan IDI utamanya untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, membina kompetensi para dokter anggota IDI serta menjaga dan meningkatkan etika profesi.

“Ketiga hal ini wajib kita laksanakan sebagai tugas utama IDI, disamping tugas-tugas lainnya seperti membantu atau mengadvokasi anggota IDI,” tandas Slamet yang hadir via online.

Disebutkan, permasalahan kesehatan secara nasional maupun secara lokal khususnya di Maluku tentu keterlibatan IDI sangat penting, dalam menentukan baik tidaknya pelayanan kesehatan.

Sehingga penting pemerintah daerah melibatkan IDI dan organisasi profesi dokter lain untuk membangun kesehatan yang berkeadilan dan lebih baik bagi masyarakat Maluku.

“Kami titip kepada pa Gubernur dan Forkopimda Maluku serta dinas kesehatan agar IDI bersama anggotanya bisa dilibatkan dalam setiap lini kesehatan,” pinta Slamet.

Diketahui, pembukaan Muswil itu dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Welhelm Kurnala, Ketua dan pengurus IDI wilayah Maluku periode 2022-2025, Ketua IDI Cabang Kabupaten/Kota se-Maluku, ketua organisasi profesi kesehatan se-Maluku. (NS)

Views: 9
Facebook
WhatsApp
Email