Diminta Ikut Ganti Rugi Rumah Warga Hunuth, Ini Jawaban Bupati Malteng
IMG-20250821-WA0002

AMBON,Nunusaku.id,- Gelombang kritik publik mengarah kepada Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir alias Ozan.

Disaat Walikota Ambon Bodewin Wattimena hingga jam 3 pagi bertahan pasca rumah warga Hunuth dibakar para perusuh dan membuat arus pengungsi, Ozan malah tak tampak batang hidungnya.

Padahal, sekelompok warga Hitu Kecamatan Leihitu Kabupaten Malteng yang diduga menjadi pihak yang membakar, Selasa (19/8).

Desakan untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malteng ikut bertanggungjawab pun mengalir deras.

Bentrok antar kedua belah pihak terjadi  buntut dari salah paham tawuran antar pelajar SMK Negeri 3 Ambon yang menewaskan 1 orang pelajar.

Banyak pihak menilai, walau Hunuth bukan bagian dari Malteng, namun sebagai kepala daerah, Ozan seharusnya turun langsung ke lokasi pengungsian mendengar keluh masyarakat yang terdampak sebagai tanggungjawab moral atas ulah warganya.

Bukan hanya sebatas pada pemberian santunan kepada keluarga korban penikaman yang menjadi pemicu konflik.

Terkait itu, Bupati Ozan mengaku, pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku terus berkoordinasi mencari jalan keluar terbaik.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjaga kondusivitas agar tidak terjadi lagi insiden serupa.

“Terkait tuntutan ganti rugi rumah warga Hunuth, kita akan bicara baik-baik. Pemkab Malteng, Pemkot Ambon, dan Pemprov Maluku sudah berkoordinasi untuk mencari solusi yang adil,” katanya di Ambon, Kamis (21/8).

Ia menambahkan, prioritas yang dilakukan Pemda adalah meredam suasana agar tidak meluas.

“Kemarin kita ke Leihitu untuk meredam situasi, sementara Walikota Ambon juga ke Hunuth. Semua dilakukan agar masyarakat bisa lebih tenang,” jelasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan informasi yang dapat memperkeruh keadaan.

“Saya berharap tidak ada lagi peristiwa seperti ini. Mari kita jaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif seperti yang kita semua harapkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Ambon melalui pimpinan mendesak agar Pemkab Malteng ikut bertanggungjawab untuk ganti rugi rumah warga Hunuth yang dibakar warga Hitu. Tidak harus dibebankan ke Pemkot Ambon semata. (NS)

Views: 18
Facebook
WhatsApp
Email