
AMBON,Nunusaku.id,- Operasi Patuh Salawaku tahun 2025 untuk menegakkan aturan lalu lintas (Lalin) terus digelar aparat gabungan Polda Maluku.
Masyarakat diingatkan pentingnya keselamatan dalam berlalulintas di jalan raya, karena itu tanggungjawab bersama.
Operasi Patuh Lalulintas yang melibatkan instansi terkait lainnya hari ini digelar di bilangan Pasar Minggu Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Minggu (20/7/25).
“Operasi Patuh bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat tentang keselamatan dalam berlalu lintas,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi.
Satgas Operasi Patuh Salawaku jelasnya, melibatkan unsur POM TNI, Propam Polda Maluku, dan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku.
“Kehadiran Propam dan POM TNI untuk mengawasi dan memastikan tidak ada oknum aparat yang lakukan pelanggaran serta menjaga profesionalisme selama pelaksanaan tugas,” tandas mantan Kapolres Maluku Tengah itu.
Fokus utama operasi adalah penindakan terhadap berbagai pelanggaran lalulintas yang kasat mata dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Diantaranya penggunaan helm tidak standar, berboncengan lebih dari satu orang, penggunaan knalpot bising, serta pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan dan pengemudi.
“Operasi Patuh bukan semata-mata untuk penindakan, melainkan juga sebagai upaya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Kami berharap adanya operasi ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” harapnya.
Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Olehnya itu, masyarakat diimbau selalu melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan yang sah, gunakan perlengkapan keselamatan standar, dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Diketahui, Operasi Patuh hari ini tercatat total 36 pelanggaran lalu lintas. 11 diantaranya pengendara roda dua dan 25 pengemudi roda empat. Pelanggaran-pelanggaran ini langsung ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (NS)





