
AMBON,Nunusaku.id,- Kepedulian dan perhatian kepada rakyatnya terus ditunjukkan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL). Bukan sebatas omon-omon atau lips service. Tapi dibuktikan langsung.
Bahkan kepedulian Gubernur itu menjangkau lintas negara, ditengah desingan peluru, hingga bunyi bom. Sebab nyawa rakyatnya lebih penting dari apapun,
Perjumpaan dengan keluarga tercinta di rumah mungkin jadi asa dan doa yang terpanjat untuk dilafaskan. Jadi kebahagiaan tersendiri sang pemimpin Bumi Raja-raja.
Berkat kepiawaiannya, Gubernur HL berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Lalu memerintahkan jajaran pemerintah daerah di ibukota negara untuk memastikan keslamatan dua warganya itu hingga tiba di tanah Maluku dengan selamat.
Juru bicara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Kasrul Selang menyebut, hari ini pemerintah Indonesia telah memulangkan beberapa tenaga kerja Indonesia (TKI) dari negara Yaman dampak dari perang di Timur Tengah. Dua diantaranya warga Maluku.
Keduanya ialah Ida bt Jamal Umar dan Aisha Humaira Jibril, warga desa Tamilouw Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah.
“Mereka sudah tiba siang tadi waktu Jakarta dan akan diterbangkan dengan penerbangan Batik Air malamnya dan tiba besok pagi di Ambon,” tandas Kasrul kepada awak media, Minggu (20/7).
Setiba dua warga Tamilouw itu ke Ambon melalui bandara Pattimura, mereka akui Kasrul, akan dijemput petugas Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku dan selanjutnya lewat koordinasi akan diantar ke keluarga masing-masing.
Lebih lanjut, Pemprov terutama Gubernur HL kata Kasrul, mengimbau masyarakat Maluku yang anggota keluarga sementara bekerja atau studi di Timur Tengah terutama negara yang sedang berkonflik agar segera berkoordinasi dengan atase-atase atau konsulat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI di Negara terdekat yang lebih aman untuk dievakuasi.
“Sebab Pemerintah Indonesia sedang dan terus mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) termasuk asal Maluku jika berada di wilayah-wilayah terdampak konflik di Timur Tengah untuk kembali ke tempat asal hingga situasi kondusif,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga tambah Kasrul, meminta bila masih ada warga TKI asal Maluku di Timur Tengah khususnya wilayah negara berkonflik, segera berkoordinasi dengan Pemprov, agar bisa diambil langkah-langkah cepat dan tepat untuk memastikan kepulangan dan keslamatan mereka.
Pasalnya, perintah Gubernur HL jelas bahwa keslamatan warga Maluku yang disana harus dijamin hingga tiba di Indonesia dan kembali ke keluarga masing-masing dengan cara apapun.
“Selain koordinasi intensif dengan Kemenlu, tetapi juga kami harapkan masyarakat berkoordinasi dengan kami jika ada anggota keluarganya masih di Timur Tengah. Agar kami bisa ambil langkah-langkah memfasilitasi mereka hingga ke tempat tinggal masing-masing seperti dua warga Tamilouw,” urainya. (NS)





