
AMBON,Nunusaku.id,- Wilayah Kota Ambon dan Pulau-Pulau Lease relatif kondusif, namun peran Babinsa tetap vital sebagai ujung tombak edukasi hukum masyarakat.
“Babinsa setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui Komsos dan Anjangsana. Kami ingin warga paham bahwa menjadi warga negara yang baik dimulai dari taat hukum,” tegasnya.
Penegasan Dandim itu pasca dirinya mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan dan memperkuat sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kejaksaan Republik Indonesia di Maluku yang dihelat di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (16/7/25).
Dikatakan Dandim, pihaknya siap mendukung setiap kebutuhan pengamanan dan pendampingan Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayahnya, baik Kota maupun Kabupaten.
“Pangdam XV/Pattimura sudah instruksikan agar seluruh Dandim berkoordinasi langsung dengan Kajari. Kami sudah sinkron dan siap jalankan perintah itu,” ujarnya.
Menurutnya, tiap Kejari memiliki kebutuhan berbeda-beda sehingga koordinasi teknis di tingkat daerah harus ditingkatkan untuk efektivitas pelaksanaan sinergi tersebut.
Diketahui, apel gelar pasukan ini dipimpin Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, yang dihadiri Kajati Maluku, Kabinda Maluku, Danrem 151/Binaiya, Danlantamal IX Ambon, Kabakamla Zona Timur, Danlanud Pattimura, Pejabat Utama Kejati Maluku, Kodam XV/Pattimura, dan Kajari se-Maluku.
Sinergi antara TNI dan Kejaksaan di Maluku diharapkan menjadi landasan kokoh bagi tegaknya hukum, stabilitas wilayah, serta hadirnya keadilan yang humanis bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Pentingnya penguatan sinergitas melalui landasan hukum yang kokoh, yaitu Nota Kesepahaman (MoU) antara TNI dan Kejaksaan Agung, serta Surat Perintah Panglima TNI,” jelas Pangdam.
Adapun bentuk kerjasama antara TNI dan Kejaksaan meliputi pelatihan dan pertukaran informasi strategis; penugasan prajurit dan dukungan pelaksanaan tugas kejaksaan; bantuan hukum serta pemanfaatan sarana dan prasarana; koordinasi teknis dan penanganan perkara lintas sektoral.
“Apel ini adalah tonggak penting dalam mempertegas komitmen kita bersama dalam penegakan hukum yang kuat dan berintegritas,” tegas Pangdam.
Ia juga menginstruksikan seluruh personel untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dan profesionalisme; menjunjung tinggi kerjasama dan sinergi antar-lembaga, serta menghindari segala bentuk tindakan arogan dan pelanggaran kewenangan.
“Suatu kehormatan bagi kami atas sinergitas produktif ini. Tidak hanya dalam konteks dukungan pengamanan, tetapi juga dukungan atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kejaksaan,” ungkap Kajati.
Ia berharap kolaborasi ini menjadi fondasi layanan prima dari kejaksaan kepada masyarakat, termasuk sinergi lebih erat bersama unsur TNI di wilayah Maluku. (NS)






