
AMBON,Nunusaku.id,- DPRD Kota Ambon melalui Komisi II mendorong agar Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Yapono memberikan dispensasi atau keringanan tunggakan kepada para pelanggan Inaktif yang masih banyak jumlahnya.
Wakil ketua komisi II, Dessy Hallauw menyebut, sesuai paparan Plt Dirut Perumda Tirta Yapono, ada dua kategori pelanggan yaitu aktif sebanyak 9770 dan Inaktif sekitar 4570-an. Dimana rata-rata pelanggan Inaktif karena tidak membayar tunggakan.
“Kami meminta agar ada dispensasi atau keringanan, atau mungkin pemutihan kepada pelanggan Inaktif karena menunggak beberapa tahun sehingga tidak bisa diterima air bersih,” jelas Hallauw usai rapat bersama Plt Dirut Perumda Tirta Yapono, Piet Saimima di ruang komisi, Kamis (10/7).
Memang menurut Hallauw sikap tegas patut diambil Perumda bahwa pelanggan yang tiga bulan membayar tagihan, langsung dinonaktifkan airnya. Hal ini jika dilihat sebetulnya tidak terlalu besar biaya yang harus dibayar namun merupakan konsekuensi.
“Perlu kami apresiasi langkah itu sebab selain untuk menegakkan aturan tetapi memastikan bahwa hak dan kewajiban harus selaras sehingga pendapatan Perumda bisa tercapai,” sebut politisi Golkar itu.
Namun pihaknya tambah Hallauw, tetap mendorong Plt Direktur Tirta Yapono bisa memberi ruang dan kesempatan bagi pelanggan Inaktif, jika ada kemauan dari mereka lanjut dan aktif lagi sebagai pelanggan, maka sekiranya bisa dipermudah.
“Jadi mungkin bisa mengurangi nilai tunggakan atau dicicil. Dan memang prinsipnya mereka siap. Karena sudah ada beberapa keluarga pelanggan di Lateri atau Galala juga yang sudah diberlakukan dispensasi tunggakan itu,” pintanya.
Lebih lanjutnya komisi II tambah Hallauw, juga sangat mengapresiasi Dirut dan jajaran Perumda Tirta Yapono, karena capaian signifikan berhasil diperoleh dalam kurun waktu tahun 2023 hingga Juni 2025, dengan pendapatan rata-rata Rp 1,5-1,8 Miliar per bulan.
“Semua itu karena kerja keras dan kemauan tinggi Plt Dirut dan jajaran untuk melakukan pembenahan terhadap Perumda Tirta Yapono semakin lebih baik. Kami pun mendorong agar kalau bisa terus tingkatkan pendapatan,” pungkasnya. (NS)





